Dark/Light Mode

Endus Sindikat TPPO Rohingya

Negara Lain Pada Nolak, Dibuangnya Ke Indonesia

Minggu, 10 Desember 2023 07:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Foto: Antara)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Terpisah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengaku khawatir situasi tertekan yang dialami pengungsi membuat ban­yak oknum memanfaatkannya.

Pengungsi Rohingya mengalami tekanan dan akhirnya kami khawatir ini menjadi bagian dari TPPO,” ungkapnya.

Menurut Sandiaga, hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan pengungsi Rohingya mengganggu pariwisata di Aceh.

Baca juga : Peringkat ESG Pertamina Naik, Jadi Nomor Satu Dunia

Namun, ia akan terus meman­tau perkembangan situasi untuk memastikan tidak ada dampak negatif terhadap wisata di sana.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia dan Rektor Universitas Jenderal A Yani Hikmahanto Juwana mengatakan, tindakan tegas ha­rus dilakukan bagi para oknum yang justru meraup keuntungan dalam pengungsi Rohingya.

Menurutnya, para pengungsi Rohingya ini awalnya pergi ke Malaysia.

Baca juga : Berantas TPPO, Benny Rhamdani Lantik Pejabat BP2MI Dari Kepolisian

Namun, Negeri Jiran kemu­dian memberlakukan peraturan yang sangat ketat sehingga mereka kemudian memilih ke Indonesia.

Menurutnya, di Indonesia ada mafia yang memfasilitasi mereka. Orangnya dari Rohingya, yang sudah menetap lama di Indonesia.

“Mereka ini yang mengabar­kan bahwa Indonesia lebih ra­mah daripada Malaysia sehingga berbondong-bondonglah mereka datang,” ungkapnya.

Baca juga : Pengamat Nilai Ganjar-Mahfud Hadirkan Pemerataan Pembangunan Di Indonesia

Hikmahanto menegaskan, pelaku TPPO harus segera ditin­dak. Polisi harus menangkap pelaku dan memprosesnya. Hal ini agar tidak ada lagi dorongan etnis Rohingya untuk datang ke Indonesia.

Indonesia, tegas Hikmahanto, harus memberi pesan bahwa ti­dak ada ruang bagi etnis Rohing­ya untuk mencari penghidupan yang lebih baik di Indonesia. “Di Indonesia, kita masih banyak orang miskin yang membutuh­kan pekerjaan,” jelasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 10/12/2023 dengan judul Endus Sindikat TPPO Rohingya, Negara Lain Pada Nolak, Dibuangnya Ke Indonesia

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.