Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Pengamat Nilai Ganjar-Mahfud Hadirkan Pemerataan Pembangunan Di Indonesia

Kamis, 30 November 2023 15:41 WIB
Pasangan Ganjar Pranowo Dan Mahfud MD. (Foto : ist)
Pasangan Ganjar Pranowo Dan Mahfud MD. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Capres nomor 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD ingin menghadirkan pemerataan di seluruh wilayah Indonesia. Pemerataan ini ditekankan Ganjar-Mahfud dengan menghadirkan sejumlah gagasan pembangunan dari desa.

Beberapa program yang langsung menyentuh rakyat itu seperti Desa Naik Kelas, Satu Desa Satu Puskesmas Satu Tenaga Kesehatan, Limbah jadi Berkah hingga Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, program-program ini dicanangkan Ganjar-Mahfud dalam rangka pemerataan ekonomi dan menghadirkan SDM Unggul.

Baca juga : Penggalangan Dana Massal TPN Ganjar-Mahfud Ajarkan Semangat Gotong Royong

"Program itu, program populis yang memang dibutuhkan rakyat. Program yang bagus sebagai sebuah pemihakan kepada masyarakat, yang selama ini belum terjangkau pembangunan,” kata pengamat politik Adi Prayitno, di Jakarta, Kamsi (30/11).

Program Satu Desa, Satu Nakes, Satu Faskes berangkat dari fakta di lapangan, banyak masyarakat belum bisa mendapat layanan kesehatan yang baik, dekat, cepat, dan murah.  

Layanan kesehatan yang baik, dekat, cepat, dan murah hanya dapat dirasakan jika tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan tersedia di setiap desa, utamanya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Baca juga : Program 1 Desa, 1 Faskes Milik Ganjar-Mahfud, Pengamat: Gagasan Besar Dan Mulia

Selama ini, kata Adi, program Dana Desa memang ada. Namun penggunaan dana desa belum bisa menjangkau layanan kesehatan paripurna bagi masyarakat desa. 

“Betul ada dana desa tapi kan pemanfaatannya belum bisa menyediakan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat di desa,” ujarnya.

Pasangan Ganjar-Mahfud bernomor urut 3, lanjut Adi, menempatkan desa sebagai prioritas pembangunan di masa depan. Apalagi, disparitas pembangunan antara desa dan kota perlu terus diperkecil. 

Baca juga : Siapkan Strategi, Ganjar-Mahfud Janji Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem

“Program unggulan Satu Desa, Satu Nakes, Satu Faskes merupakan suatu penebal keberpihakan pada rakyat di perdesaan,” kata Adi. 

Menurut dia, program pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial harus diprioritaskan di wilayah perdesaan demi mewujudkan pemerataan.

 “Disparitas antara desa dan kota harus dipikirkan secara serius oleh para pemimpin bangsa,” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.