Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Kopi Indonesia Tahun 2023: Produksi Naik, Harga Meningkat, Jadi Juara Dunia

Rabu, 20 Desember 2023 11:50 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian BUMN melalui skema Program Makmur yang dilakukan oleh PMO Kopi Nusantara dan stakeholders terkait, melakukan intervensi untuk meningkatkan produktivitas petani kopi nasional.

Pada 2023, intervensi dilakukan di Pulau Sumatera dan Jawa dengan hasil peningkatan produksi dan peningkatan harga jual.

Selain fokus di sisi hulu, aktivitas juga dilakukan di sisi hilir hingga melahirkan juara dunia pada kompetisi kopi tingkat internasional.

Areal panen kopi di Indonesia rata-rata seluas 1.25 juta hektar per tahun, menempati posisi terbesar kedua setelah Brazil.

Secara total produksi, Indonesia hanya menduduki peringkat keempat.

Perkebunan kopi rakyat mendominasi hasil produksi hingga 96,1 persen.

Fakta ini menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas kopi Indonesia tergolong rendah, hanya sekitar 0,56 ton per hektar per tahun dan menempati urutan ke-14 di dunia.

Dilematika ini memerlukan intervensi kebijakan Pemerintah untuk memfasilitasi peran serta petani, dan pelaku bisnis lainnya dalam rantai pasar kopi.

Harapannya, ada peningkatandm daya saing tinggi kopi Indonesia di pasar dunia.

Kondisi ini menjadi fokus bagi BUMN untuk terus bisa meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas dan kualitas biji kopi rakyat.

Pada 2023, PMO Kopi Nusantara melakukan pembinaan di lima wilayah kerja, yakni Sumatera bagian utara, Sumatera bagian selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Ketua PMO Kopi Nusantara Dwi Sutoro mengatakan, tujuan utama pelaksanaan Program Makmur untuk komoditas kopi ini adalah menciptakan ekosistem bisnis berkelanjutan.

"Dari hulu hingga hilir harus terkoneksi. Prinsip interconnectedness antara satu pelaku usaha dengan yang lainnya perlu dipermudah. BUMN dan stakeholders PMO Kopi Nusantara memiliki faktor yang memudahkan itu," ungkap Dwi, di Jakarta, Rabu (20/12/2023).

Dimulai dari fokus pada petani untuk meningkatkan produktivitas, stakeholders di dalam PMO Kopi Nusantara memberikan akses saprotan, pendampingan, dan layanan keuangan.

Baca juga : Akademisi Indonesia dan Ukraina Sepakati Rencana Penelitian Bersama

Di sisi industri pengolahan, akses terhadap pembiayaan, pendampingan, dan pemasaran juga disediakan.

Pada industri hilir, selain akses terhadap pembiayaan, PMO Kopi Nusantara berupaya untuk menghadirkan platform pengembangan usaha, seperti penyelenggaraan expo dan kompetisi tingkat nasional.

Salah satu kegiatan utama yang dilakukan oleh program BUMN ini adalah memberikan kemudahan akses bagi petani terhadap sarana produksi pertanian.

Pupuk Indonesia berkomitmen memberikan produk terbaiknya agar produktivitas perkebunan kopi dalam negeri terus meningkat.

Pupuk Indonesia juga melakukan analisis awal kesuburan tanah dan memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat secara tailor-made secara spesifik di wilayah program. 

Setelah rekomendasi pemupukan diterapkan pada akhir 2022 dan awal 2023, produktivitas petani kopi arabika di wilayah Ijen misalnya, meningkat sebesar 48 persen.

Dari sebelumnya menghasilkan biji kopi sebanyak 525 kg per hektar per tahun, menjadi 775 kg per hektar per tahun.

Produktivitas ini dapat terus ditingkatkan dengan konsistensi perawatan dan perbaikan pola tanam agar dapat mengejar produktivitas negara lain seperti Brazil yang bisa menjadi 2.000 kg per hektar per tahun.

Sejak awal tahun hingga kuartal III 2023, BRI mencatat pembiayaan terhadap petani kopi di wilayah kerja PMO Kopi Nusantara mencapai Rp 482 miliar kepada 16.241 orang nasabah.

Realisasi penyaluran pembiayaan juga dicatatkan oleh BNI kepada 4.024 orang nasabah senilai Rp 154 miliar.

Perbankan juga memberikan edukasi dalam pengelolaan keuangan petani. Pendampingan bisnis juga diberikan kepada petani-petani champion, kelompok tani, dan koperasi untuk meningkatkan kapasitas usaha.

Harga jual di tingkat petani mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Harga buah cherry kopi misalnya, naik sekitar 30-40 persen dari tahun sebelumnya.

Peningkatan ini dipengaruhi beberapa faktor, seperti pemeliharaan yang lebih intensif dan penerapan skema pemanenan petik merah.

Transaksi perdagangan komoditas kopi yang dilakukan oleh stakeholders PMO Kopi Nusantara juga tercatat positif.

Baca juga : Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Baterai Dunia

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia misalnya, memiliki transaksi sebesar Rp 25,2 miliar. BNI melalui program Xpora juga mencatat transaksi sebesar Rp 20,4 miliar.

Selain itu, hingga November 2023, PT Perkebunan Nusantara mendapatkan Rp 141,3 miliar untuk penjualan kopi di Jawa Timur.

Dari ajang Cup of Excellence 2022/2023 yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (AKSI-SCAI) bersama stakeholders PMO Kopi Nusantara lainnya, tercatat transaksi 259 ribu dolar AS dari 7 ton biji kopi terbaik yang terkumpul di level nasional.

Rata-rata harga jual yang fantastis menembus 37 dolar AS per kg terjadi karena biji kopi terbaik Indonesia yang dilelang memiliki skor 85-90 dari nilai maksimal 100.

Sementara, masih banyak stakeholders dalam ekosistem bisnis Makmur Kopi BUMN yang menguatkan pemasaran kopi Indonesia di dunia internasional.

Dari transaksi yang tercatat, kegiatan ekspor masih mendominasi.

Potensi pasar ekspor yang masih terbuka lebar, terutama ke Uni Eropa dan Amerika Serikat yang menjadi konsumen kopi terbesar di dunia.

Sepanjang 2023, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) melakukan pembinaan dan pelatihan petani di berbagai daerah.

Selain di Jember, Puslitkoka juga memiliki fasilitas Coffee and Cocoa Learning Center di Sumatera Utara.

Selain Puslitkoka dalam ekosistem PMO Kopi Nusantara, Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) juga melakukan pembinaan petani untuk melakukan praktik budidaya komoditas kopi yang berkelanjutan.

Bekerja sama dengan the International Islamic Trade Finance Center (ITFC), SCOPI telah memiliki ratusan master trainer atau penyuluh kopi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berkolaborasi dengan BMKG, stakeholders PMO Kopi Nusantara selama tahun 2023 menyelenggarakan tiga kali Sekolah Lapang Iklim Komoditas Kopi.

Perhutani juga memberikan pendampingan secara berkelanjutan.

Perhutani adalah pemilik lahan perhutanan sosial yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk menanam kopi di bawah tegakan hutan.

Baca juga : Indonesia Dan Belgia Tingkatkan Kerja Sama Di Bidang Penanggulangan Terorisme

Perhutani berkomitmen untuk mengoptimalkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dengan menghadirkan berbagai program seperti upaya digitalisasi dengan peluncuran platform SocioForest di pertengahan tahun 2023.

Selain di sisi hulu, stakeholders PMO Kopi Nusantara juga melakukan pembinaan SDM di sektor hilir.

AKSI-SCAI misalnya, terus melahirkan SDM unggul di industri pengolahan kopi. Pada tahun 2023, AKSI-SCAI berhasil melahirkan dua juara dunia kompetisi kopi internasional. 

Dua juara dunia itu adalah Taufan Mokoginta sebagai Juara Pertama World Coffee Roasting Championship 2023 yang diselenggarakan di Taiwan dan Mandie Soengkono sebagai Runner-up World Cup Taster Championship 2023 yang diselenggarakan di Yunani.

Setiap tahunnya, ada 6 kejuaraan dunia di bidang kopi yang diselenggarakan oleh World Coffee Event.

Taufan dan Mandie mewakili Indonesia setelah berhasil memenangkan kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan pada Indonesia Coffee Festival (ICF) 2023 bulan Mei lalu, di Jakarta Internasional Expo (JIExpo) Kemayoran.

ICF 2023 merupakan event pameran kopi yang diselenggarakan oleh AKSI-SCAI bersama PMO Kopi Nusantara yang didukung oleh berbagai perusahaan BUMN.

Taufan menjadi roaster kopi terbaik setelah mengalahkan perwakilan dari Amerika Serikat, Jepang, dan Turki pada babak final.

Kemenangan ini merupakan bukti bahwa pengembangan SDM di industri tanah air berbuah hasil.

Pencapaian tahun ini menjadi milestone berharga bagi perjalanan pengabdian seluruh stakeholders PMO Kopi Nusantara dalam pengembangan industri kopi Tanah Air.

Diharapkan, ada perubahan positif yang signifikan terjadi di tahun ini dan tahun-tahun ke depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.