Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Kemlu: Pemilu 2024 Di Luar Negeri Berjalan Lancar, Kendala Teratasi

Senin, 12 Februari 2024 16:03 WIB
Masyarakat Indonesia di Riyadh, Arab Saudi menunaikan hak pilihnya dalam Pemilu 2024. (Foto:PPLN Riyadh)
Masyarakat Indonesia di Riyadh, Arab Saudi menunaikan hak pilihnya dalam Pemilu 2024. (Foto:PPLN Riyadh)

RM.id  Rakyat Merdeka - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Lalu Muhammad Iqbal memastikan, hingga saat ini, penyelenggaraan Pemilu Indonesia di luar negeri berjalan lancar. Sekalipun tak luput dari kendala.

"Sejauh pantauan kami, semua berlangsung kondusif. Ada saja masalah muncul di sana-sini. Tapi, dengan dukungan Perwakilan RI, Panitia Pemilihan di Luar Negeri (PPLN) di masing-masing negara dapat menyelesaikan masalahnya dengan baik," kata Iqbal dalam pesan singkatnya, Senin (12/2/2024).

Iqbal menambahkan, Kemlu dan Perwakilan RI bukanlah penyelenggara pemilu. Namun, sebagai bentuk tanggung jawab moral, Menlu meminta semua Perwakilan RI untuk ikut memantau dan mendukung kesuksesan pemilu di luar negeri.

Baca juga : Pemilu 2024: Menuju Pemimpin Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Sesuai Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 122 Tahun 2024, pelaksanaan Pemilu 2024 dapat dilakukan lebih awal. 

Pemilu luar negeri dimulai pada 5 Februari 2024 di Hanoi dan Ho Chi Minh City (Vietnam). Dan berakhir pada 14 Februari 2024 di Astana (Kazakhstan); Madagaskar; Beijing, Guangzhou, Shanghai (China); Taipei (Taiwan); Vanimo (Papua Nugini).

Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 25 Tahun 2023 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum, ada tiga metode pemungutan suara yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga : Juara 1 Pemilu, PDIP-Gerindra Bersaing Ketat

Pertama, memilih di TPS atau TPS Luar Negeri (TPSLN) yang digelar di kantor-kantor perwakilan Indonesia seperti Kedutaan Besar, Konsulat Jenderal, Sekolah Indonesia atau Wisma Duta.

Kedua, melalui kotak suara keliling. Ketiga, menggunakan metode pos. Dalam metode ini, Petugas Pemilihan Luar Negeri (PPLN) mengirimkan surat melalui pos ke alamat masing-masing pemilih.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.