Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Kunjungi Banjir Demak

Mentan Beri Bantuan Benih 10.000 Hektar Dan 30 M Sarana Pertanian

Senin, 12 Februari 2024 20:54 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat mengunjungi lokasi sawah yang terkena dampak banjir, di Demak, Jawa Tengah, Senin (12/2/2024). Foto: Istimewa
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat mengunjungi lokasi sawah yang terkena dampak banjir, di Demak, Jawa Tengah, Senin (12/2/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat melakukan penanganan banjir yang terjadi di Jawa Tengah. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan total senilai Rp 30 miliar.

Dengan rincian benih padi untuk 10.000 hektar, JIT, Asuransi Pertanian (AUTP), Pompa, Combine Harvester dan traktor untuk 3 kabupaten.

Kepastian ini disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat meninjau lokasi banjir, Senin (12/2/2024).

Baca juga : Menag Doakan Kemajuan Bangsa, Pemilu Lancar Dan Ajak Hormati Perbedaan

"Segera kita akan koordinasi dan Insya Allah mudah-mudahan bisa cepat surut. Kemudian untuk sektor pertanian yang ada asuransinya bisa mendapat bantuan," ujar Mentan yang didampingi Bupati Demak, Eisti'anah.

Mentan mengatakan, berbagai bantuan yang diberikan pemerintah di antaranya pupuk, benih, alsintan dan alat panen lainnya yang dapat mempercepat produksi.

Sementara itu, kata Amran, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Kementerian lain untuk segera bergerak menyusutkan genangan air.

Baca juga : Wamentan Ajak Santri Madiun Terjun Ke Sektor Pertanian

"Kita harapkan segera mempercepat panen dan berharap beberapa minggu ke depan bisa panen. Insya Allah kami kirim bantuan dan akan diserahkan ke Ibu Bupati. Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk segera memperbaiki tanggulnya," katanya.

Mentan berharap, para petani segera mengikuti pendaftaran asuransi agar mendapat jaminan produksi dari pemerintah terutama bagi lahan-lahan pertaniannya yang mengalami musibah banjir maupun puso.

"Nanti kami koordinasi dengan kementerian namun mudah-mudahan tanggul ini bisa ditutup dalam 5 hari, kemudian kami lihat ini mudah-mudahan dalam 12 minggu bisa panen kami akan beri bantuan mesin satu dua hari akan tiba dan kami minta UPT kami stand by disini," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.