Dark/Light Mode

APBN 2025 Definisit Rp 600 Triliun

Luhut Kuatkan Penjelasan Sri Mul

Jumat, 7 Juni 2024 08:00 WIB
Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengikuti Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)
Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mengikuti Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024). (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

 Sebelumnya 
Luhut mengklaim, timnya di Kemenko Marves telah melakukan perhitungan. Sebut saja dengan anggaran tersebut proyek Tol Sumatera tetap berlanjut, pembangunan IKN, dan proyek lainnya.

Luhut juga menyebut dengan tambahan anggaran dari defisit Rp 600 triliun, Prabowo bisa merealisasikan program yang selama ini dikampanyekan. “Termasuk makan bergizi dengan rencana presiden terpilih membangun 20 sekolah SMA unggul di Indonesia,” ucapnya.

Baca juga : Cak Imin: Wajib Dukung Pemerintah

Meski diamini Luhut, sebenarnya, Suharso sempat meminta, agar defisit dipangkas ke rentang 1,5-1,8 persen. Dengan begitu, pemerintahan selanjutnya memiliki ruang fiskal yang lebih leluasa.

Ia juga mengingatkan, terdapat aturan yang menjelaskan pemerintahan selanutnya memiliki ruang gerak yang luas untuk menyempurnakan APBN melalui mekanisme APBN Perubahan.

Baca juga : Indonesia Masih Tunggu Lampu Hijau Dari PBB

Lalu apa tanggapan DPR? Anggota Komisi XI DPR, Hendrawan Supratikno memandang, APBN 2025 diupayakan ekspansif karena merencanakan defisit yang lebih besar di tengah tren penurunan. “Tentu tujuannya memberi ruang nanuver untuk pemerintah baru, termasuk realisasi makan bergizi gratis secara bertahap,” ulas Hendrawan saat dihubungi, Kamis (6/6/2024) malam.

Warganet ikut menanggapi soal defisit anggaran APBN 2025. “Defisit itu bukan tidak ada dana. Tetapi Anggaran Belanja dan Pendapatan dalam RAPBN kemungkinan minus 2.8 persen. Biasanya nanti ada APBN perubahan,” cuit @MisbahWiyono.

Baca juga : Khawatir Daya Tampung Rawat Inap RS Menurun

“Defisit anggaran diperkirakan akan berkurang berkat perbaikan penerimaan pajak dan efisiensi belanja negara,” cuit @ichal_mhmmd3.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 7 Juni 2024 dengan judul APBN 2025 Definisit Rp 600 Triliun, Luhut Kuatkan Penjelasan Sri Mul

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.