Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Presiden Didampingi Mentan Tinjau Program Pompanisasi Di Klaten
Rabu, 19 Juni 2024 15:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau program pompanisasi di Dukuh Sangiran, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (19/6/2024).
Pada kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB. Pada kesempatan itu, Kepala Negara didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Presiden Jokowi melihat secara langsung operasional pompa air dan proses panen padi oleh petani.
Baca juga : Konsisten Lindungi Lingkungan, MHU Raih Properda Emas
Diketahui, Kementerian Pertanian (Kementan) sebelumnya sudah memberikan bantuan pompa air sebanyak 65 unit untuk para petani.
Diharapkan program pompanisasi semakin meningkatkan surplus produksi beras di Klaten hingga 1,19 persen per tahun. Puluhan hektare lahan pertanian di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo ini masuk kategori sawah tadah hujan.
Hal ini lantaran tingkat elevasi saluran irigasi di sekitarnya berada di lebih rendah ketimbang hamparan sawah yang tersedia.
Baca juga : Antisipasi Kekeringan, Jokowi Minta 20 Ribu Pompa Dipasang Di Daerah Produksi
Kepada wartawan, Presiden mengatakan, pompanisasi ini tidak hanya di Jawa Tengah atau Kabupaten Karanganyar saja tetapi juga di daerah lain.
"Di semua provinsi yang kami perkirakan di Juli, Agustus, September, Oktober ini akan terjadi kekeringan yang panjang," katanya.
Jokowi berharap program pompanisasi tersebut bisa meningkatkan produktivitas padi oleh para petani.
Baca juga : Jokowi Akan Pensiun, KSP Harap Program Kartu Prakerja Dilanjutkan
"Saya berikan contoh di Jawa Tengah, target kami untuk produksi 9,8 juta ton. Dengan pompanisasi kami ingin ada tambahan 1,3 juta ton. Nggak banyak, dari 9,8 juta ton diberi tambahan 1,3 juta ton," tuturnya.
Terkait program tersebut, khusus di Jawa Tengah sudah didatangkan 4.300 pompa air.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya