Dark/Light Mode

Penyeimbang Di Era Disrupsi Informasi

Media Berperan Penting Wujudkan Pilkada Damai

Kamis, 5 September 2024 07:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto membuka Forum Koordinasi dan Konsultasi Peran Strategis Media Massa Nasional pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (4/9/2024). (Foto: Humas Kemenkopolhukam)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto membuka Forum Koordinasi dan Konsultasi Peran Strategis Media Massa Nasional pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (4/9/2024). (Foto: Humas Kemenkopolhukam)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengingatkan pentingnya peran media dalam mensukseskan Pilkada 2024.

Menurut Hadi, media punya peran krusial sebagai penyeim­bang di tengah maraknya dis­rupsi informasi akibat perkem­bangan teknologi yang pesat.

Media bersifat sangat strategis dalam menangkal berita-berita negatif maupun hoax.

“Media bisa memberikan berita-berita yang positif sesuai dengan kondisi di lapangan, agar pelaksanaan Pilkada serentak berjalan dengan aman, damai dan lancar,” ujar Hadi saat mem­buka acara Forum Komunikasi dan Koordinasi bersama media pers di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (4/8/2024).

Baca juga : PKB Libatkan Milenial Di Kepengurusan DPP

Selain itu, mantan Panglima TNI ini menyatakan, media juga dapat dijadikan jembatan antara masyarakat dengan pemerintah terkait informasi-informasi yang diperlukan.

Dia pun meminta seluruh pejabat dan pengelola informasi dan komunikasi publik pada instansi Pemerintah agar bekerja sama erat dengan media nasional dan lokal.

Hadi mengingatkan, tidak mudah mengawal jalannya Pilkada. Ada potensi meningkatnya polarisasi politik, penyebaran hoaks, dan tekanan terhadap kebebasan pers.

“Forum yang kita laksanakan pagi hari ini sangat penting demi menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024,” tegas Hadi.

Baca juga : Kemenkes Bakal Usut Tuntas Kasus Bullying

Dia pun mengajak seluruh insan pers Tanah Air terus ber­pegang teguh pada kode etik jurnalistik serta berkomitmen pada prinsip-prinsip integritas dan tanggung jawab dalam me­liput Pilkada.

Dia juga mengimbau media untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan dalam men­jalankan tugas dan fungsi, khu­susnya dalam mendukung proses Pilkada yang informatif dan transparan.

“Kami sangat mengapresiasi kepada semangat para kawan media untuk menghadiri kegiatan ini dan mereka berkomitmen untuk menjaga dan mensuk­seskan Pilkada serentak 2024,” tandas mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) ini.

Senada, dalam sesi diskusi, Dirjen Informasi dan Komuni­kasi Publik Kementerian Komu­nikasi dan Informatika (Kemen­kominfo) Prabunindya Revta Revolusi menilai, Pemerintah perlu bersinergi dengan media massa untuk menyampaikan pesan Pilkada damai.

Baca juga : Kades Dilarang Ikutan Kampanyekan Cakada

Sebab, publik masih percaya kepada media massa. Hal ini penting untuk menangkal disin­formasi, serta hoax atau berita bohong.

Hoax, bisa membuat publik memiliki kepercayaan yang salah terhadap situasi Pilkada.

“Tentu karena media massa ada proses redaksi pada infor­masi, sehingga informasi yang menjadi output dari produk media tersebut juga terpercaya. Pemerintah perlu bersinergi dengan media massa. Ini kunci­nya barangkali ya,” ujar Prabu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.