Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Potensi Ekonominya Tinggi
Startup Didorong Merambah Sektor Pertanian Dan Perikanan
Jumat, 27 September 2024 07:25 WIB
Sebelumnya
Menurutnya, ASEAN merupakan pusat perputaran ekonomi yang menjanjikan di masa depan. Bahkan, Indonesia akan menjadi pemain ekonomi digital terbesar di tingkat Asia.
“Dengan nilai sekitar 750 miliar dolar AS menjadikan Indonesia benar-benar negara dengan perekonomian terbesar di ASEAN. Indonesia adalah mesin perekonomian ASEAN,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) Sherlita Ratna Dewi Agustin menyampaikan, sebagai salah satu lumbung pertanian terbesar di Indonesia, Jatim sedang menghadapi tantangan peningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian. Karenanya, Pemprov Jatim mendorong kehadiran pelaku startup di bidang teknologi pertanian untuk menjawab tantangan itu.
Baca juga : Catat, Nih 11 Larangan Kampanye Di Jakarta
“Inovasi teknologi pertanian sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Kami sangat mendukung kehadiran startup yang dapat menawarkan solusi teknologi bagi para petani,” ucap Ratna.
Di media sosial X, dukungan agar startup berani terjun ke sektor pertanian dan perikanan juga mendapat perhatian netizen.
“Iya nih, startup jangan hanya jual-jualin hasil bumi petani dan nelayan lewat platform jual beli online. Kalau kerjanya kayak gitu sih cuma autopilot doang. Terjun dong bangun pertanian dan kelautan kita,” cuit akun @Ikaaaanlaaut.
Baca juga : Beringin Happy Banget
“Mungkin startup-startup itu masih lihat situasi dan masa depan pertanian dan kelautan kita,” timpal akun @paaalaawija.
Akun @tigaaaanama mengatakan, di desanya banyak petani yang kurang memahami kebutuhan pasar nasional dan internasional. Karenanya, perusahaan startup bisa masuk di celah ini. “Startup mungkin bisa menjalin kemitraan sama petani. Misalnya, di Malaysia lagi mahal buah melon. Nah, nanti startup itu bisa pesan ke petani untuk tanam melon dengan bantuan permodalan dan pendampingan. Hasilnya dijual oleh startup,” ujarnya.
Akun @mamahgiondrong mengatakan, pasca dihantam pandemi Covid-19 banyak perusahaan startup yang baru memulai kembali bisnisnya. Situasi ini diharapkan jadi perhatian Pemerintah, khususnya di bidang permodalan. “Startup baru bangkit setelah babak belur dihajar Covid. Kasih dong modal lunak tanpa jaminan supaya lebih kuat,” harap dia.
Baca juga : Warga Dititipi Ember Isi Telur Nyamuk Wolbachia
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 27 September 2024 dengan judul Potensi Ekonominya Tinggi, Startup Didorong Merambah Sektor Pertanian Dan Perikanan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya