Dark/Light Mode

Potensi Ekonominya Tinggi

Startup Didorong Merambah Sektor Pertanian Dan Perikanan

Jumat, 27 September 2024 07:25 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
Menurutnya, ASEAN meru­pakan pusat perputaran eko­nomi yang menjanjikan di masa depan. Bahkan, Indonesia akan menjadi pemain ekonomi digital terbesar di tingkat Asia.

“Dengan nilai sekitar 750 miliar dolar AS menjadikan Indonesia benar-benar negara dengan per­ekonomian terbesar di ASEAN. Indonesia adalah mesin pereko­nomian ASEAN,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) Sherlita Ratna Dewi Agustin menyam­paikan, sebagai salah satu lumbung pertanian terbesar di Indonesia, Jatim sedang meng­hadapi tantangan peningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian. Karenanya, Pemprov Jatim mendorong kehadiran pelaku startup di bidang teknolo­gi pertanian untuk menjawab tantangan itu.

Baca juga : Catat, Nih 11 Larangan Kampanye Di Jakarta

“Inovasi teknologi pertanian sangat penting untuk mening­katkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Kami sangat mendukung kehadiran startup yang dapat menawarkan solusi teknologi bagi para petani,” ucap Ratna.

Di media sosial X, dukungan agar startup berani terjun ke sektor pertanian dan perikanan juga mendapat perhatian netizen.

“Iya nih, startup jangan hanya jual-jualin hasil bumi petani dan nelayan lewat platform jual beli online. Kalau kerjanya kayak gitu sih cuma autopilot doang. Terjun dong bangun pertanian dan kelautan kita,” cuit akun @Ikaaaanlaaut.

Baca juga : Beringin Happy Banget

“Mungkin startup-startup itu masih lihat situasi dan masa de­pan pertanian dan kelautan kita,” timpal akun @paaalaawija.

Akun @tigaaaanama men­gatakan, di desanya banyak petani yang kurang memahami kebutuhan pasar nasional dan internasional. Karenanya, pe­rusahaan startup bisa masuk di celah ini. “Startup mungkin bisa menjalin kemitraan sama petani. Misalnya, di Malaysia lagi mahal buah melon. Nah, nanti startup itu bisa pesan ke petani untuk tanam melon den­gan bantuan permodalan dan pendampingan. Hasilnya dijual oleh startup,” ujarnya.

Akun @mamahgiondrong mengatakan, pasca dihantam pandemi Covid-19 banyak perusa­haan startup yang baru memu­lai kembali bisnisnya. Situasi ini diharapkan jadi perhatian Pemerintah, khususnya di bi­dang permodalan. “Startup baru bangkit setelah babak belur di­hajar Covid. Kasih dong modal lunak tanpa jaminan supaya lebih kuat,” harap dia.

Baca juga : Warga Dititipi Ember Isi Telur Nyamuk Wolbachia

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 27 September 2024 dengan judul Potensi Ekonominya Tinggi, Startup Didorong Merambah Sektor Pertanian Dan Perikanan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.