Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
Imigrasi Gaspol Operasi Jagratara, Dirjen Silmy: Kita Ingin Pelintas Berkualitas
Rabu, 2 Oktober 2024 13:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim menggelar operasi Jagratara untuk memperketat pengawasan warga negara asing (WNA) agar taat aturan saat bertandang ke Indonesia.
Dalam apel pasukan yang digelar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Rabu (2/10), Silmy Karim menegaskan operasi ini dilakukan sebagai komitmen pihaknya dalam menjaga ketertiban imigrasi.
“Kita ingin pelintas yang berkualitas,” tegas Silmy Karim.
Ia menekankan, operasi ini bukan hanya formalitas, tetapi upaya serius menindak WNA yang melanggar aturan.
Baca juga : Imigrasi Jakarta Utara Gelar Operasi Jagratara Di Apartemen Kawasan Kelapa Gading
"Operasi Jagratara lahir dari tantangan yang muncul seiring meningkatnya jumlah orang asing di Indonesia, terutama di sektor pariwisata dan investasi," jelasnya.
Kegiatan ini dihadiri berbagai pejabat penting, termasuk Pejabat Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, Ketua DPRD Bali Dewa Jack, dan Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya.
Sebanyak 125 personel dari berbagai elemen Imigrasi diterjunkan dalam operasi ini. Mereka terdiri dari Penyidik PNS Imigrasi, Petugas Patroli, hingga Petugas Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
Operasi Jagratara kali ini merupakan operasi penutup tahun 2024 setelah dua operasi serupa sebelumnya.
Baca juga : Dibacakan Doa Sapu Jagat, Majelis Sholawat Ingin Nikson Jadi Gubernur Sumut
Silmy Karim juga menjelaskan bahwa meningkatnya jumlah WNA di Indonesia, terutama di sektor pariwisata dan investasi, menjadi tantangan tersendiri.
“Pengawasan intensif diperlukan agar setiap pendatang mematuhi aturan imigrasi yang berlaku,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran operasi ini, Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan 20 unit mobil patroli baru kepada kantor Imigrasi di Bali.
Total ada 265 kendaraan yang akan disebar ke berbagai daerah sesuai dengan konsentrasi WNA. Dengan kendaraan baru ini, mobilitas petugas semakin cepat dan jangkauan pengawasan semakin luas.
Baca juga : Balitbang Diklat Kemenag Satukan Kampus Lintas Kementerian
Operasi ini juga diharapkan menciptakan rasa aman bagi masyarakat Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa Indonesia merupakan destinasi yang nyaman bagi wisatawan maupun investor mancanegara,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya