Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kabinet Merah Putih
Menteri Ara Dorong Gotong Royong Bangun 3 Juta Rumah untuk Rakyat
Senin, 21 Oktober 2024 17:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mempercayakan kursi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman kepada Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara .
Setelah dilantik, Ara menyatakan, siap melaksanakan tugas yang diamanahkan oleh Presiden Prabowo sebagai Menteri di cabinet merah putih
Salah satunya, dengan mengedepankan semangat gotong rotong serta menyusun landasan hukum yang pasti serta memanfaatkan lahan yang ada untuk membangun rumah untuk rakyat guna mendukung program 3 juta rumah di Indonesia.
“Kita akan bangun sistem secara utuh dan nomor satu adalah landasan hukumnya harus kuat,” ujar Menteri PKP Maruarar usai mengikuti Pelantikan sebagai Menteri PKP di Jakarta, Senin (21/10).
Menurutnya, peraturan yang dibuat nanti diharapkan bisa menggabungkan semua stakeholder bidang perumahan untuk mencapai tujuan itu.
Baca juga : Prabowo Ingin Bangun 3 Juta Rumah Per Tahun Untuk Masyarakat
Selain itu, dirinya juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk lokasi pembangunan rumah masyarakat.
“Kita harus siap bekerja keras dan fokus dengan menyiapkan semua aspek secara hukum. Kami mohon waktu sebentar untuk mempersiapkan peraturan hukum secara konsep dan bisa berjalan di lapangan sehingga program perumahan bisa maju ke depan,” katanya.
Pada kesempatan itu, dirinya juga menekankan isu kedua dalam program perumahan, yakni bagaimana pengadaan lahan. Ke depan dirinya sebisa mungkin menggunakan lahan yang sudah ada agar bisa dimanfaatkan untuk membangun rumah rakyat di berbagai wilayah.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Jaksa Agung karena ada banyak yang lahan sitaan dan bagaimana itu bisa dimanfaatkan. Selain itu, dari Menteri BUMN misalnya dari KAI banyak tanah yang bisa di pakai untuk lokasi pembangunan rumah,” katanya.
Dalam program perumahan yang akan dilaksanakan, imbuhnya, dirinya juga berupaya untuk mengutamakan juga rumah bagi prajurit TNI. Selain itu, Ia akan berusaha untuk membangun rumah layak huni di desa dan di kota.
Baca juga : BTN Punya Jurus Jitu Wujudkan 3 Juta Rumah
Ara sapaan akrabnya ini menambahkan, konsep penting dalam pembangunan rumah yang akan dilaksanakan adalah gotong royong membangun rumah untuk rakyat. Sedangkan inti dari lancarnya pembangunan rumah dilapangan adalah dengan kerjasama serta keyakinan dari semua pihak yang terlibat.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga akan mendorong pengusaha swasta, para developer dan pengusaha di bidang lainnya untuk berlomba buat kebaikan yang bermanfaat. Misalnya dengan mendorong kembali semangat gotong royong di tempat usahanya.
Ia mencontohkan, ada lahan dari BUMN atau lahan TNI nanti proses pembangunannya bisa dibantu dari pihak swasta.
“Kita harus bergotong royong dengan semua kekuatan karena banyak masyarakat Indonesia yang tidak memiliki rumah. Jadi memang harus masif dan gotong royong dari aset yang ada baik yang dimiliki negara atau sitaan dan membangunnya juga gotong royong,” imbuhnya
Selain itu, guna mendorong efisiensi pemanfaatan dana APBN di masa mendatang, selain memanfaatan tanah yang sudah ada pihaknya juga mencari solusi lainnya seperti membuka ruang dari pihak swasta untuk berpartisipasi melalui Corprorate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan melalui program perumahan.
Baca juga : Kemenperin Dorong Pengembangan Industri Kemasan Ramah Lingkungan
“Peran swasta dalam sektor perumahan akan kita buka ruang agar bisa berpartisipasi. Niat baik ini harus dibuat kepastian hukumnya sehingga semua merasa nyaman dan menjadi efisiensi APBN yang kuat dan yang penting dananya tidak boleh dikorupsi sehingga bisa digunakan untuk membangun lebih banyak bangun rumah untuk rakyat Indonesia,” harapnya.
Diketahui, Maruarar Sirait memulai karir politiknya di PDI Perjuangan pada tahun 1999. Pada Pemilu 2004, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR dan berhasil terpilih. Ara ditempatkan di Komisi XI DPR yang membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan, dan Perbankan.
Di senayan, Ara sukses mempertahankan kursinya di komisi yang sama pada Pemilu 2009 dan 2014. Selain kiprahnya di legislatif, Ara juga memiliki peran penting dalam mendukung kampanye Jokowi pada Pilpres 2014. Saat ini, Maruarar Sirait berlabuh ke Partai Gerindra .
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya