Dark/Light Mode

Lobi Sukses, Menteri Ara Gandeng Konglomerat Untuk Proyek 3 Juta Rumah

Rabu, 30 Oktober 2024 16:00 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait usai rapat dengan Komisi V DPR di Senayan, Selasa (29/10)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait usai rapat dengan Komisi V DPR di Senayan, Selasa (29/10)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait berhasil melobi sejumlah konglomerat untuk ikut membantu  membangun 3 juta rumah di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Konglomerat tersebut, di antaranya dari pengembang Agung Sedayu Group dan Sinarmas Land. Pengembang besar ini siap bergotong royong mensukseskan pembangunan 3 juta rumah di Indonesia.

“Saya sudah undang partner saya untuk ikut gotong royong bangun rumah untuk rakyat. Mereka pengusaha berpengalaman dalam membangun hunian bagi masyarakat, seperti Agung Sedayu Group, Sinarmas Land serta pengusaha lainnya. Mereka juga ikut dalam Pembangunan Hotel Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN),” kata Menteri PKP, Maruarar Sirait di Jakarta, Rabu (30/1).

Baca juga : Terima Audiensi BIG, Menteri Nusron Perkuat Kolaborasi untuk Percepatan RTR

Selain itu, lanjut  bang Ara sapaan Maruarar Sirait, pengusaha lainnya ada Pak Prayogo dari Barito dan Pak Boy Tohir dari Adaro yang juga siap  bergotong royong mensukseskan pembangunan 3 juta rumah. 

Selain empat pengusaha di atas, Menteri Ara menambahkan, pada saat rapat kerja dengan Komisi V DPR,  dirinya juga mendapat kabar baik dari Grup Harum Energy menyatakan, kesiapannya membantu pembangunan rumah rakyat. 

"Saya juga mendapat telepon dari Pak Lawrence Barki (Komisaris Utama) dari Grup Harum Energy, juga siap membantu," ungkapnya 

Baca juga : Kementerian Perumahan Sisir Aset Sitaan Lahan Koruptor Untuk Proyek Rumah Rakyat

Ke depan, imbuhnya, Kementerian PKP  akan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi aktif dalam program Presiden Prabowo Subianto, yakni 3 juta rumah untuk rakyat. 

Menurutnya, dengan anggaran yang terbatas dan target pembangunan yang cukup tinggi, yakni 3 juta unit rumah per tahun membuat dirinya dan jajaran Kementerian PKP untuk terus berinovasi dalam melaksanakan pembangunan rumah untuk rakyat Indonesia.

“Kami ajak semua pihak baik pengusaha, Kementerian/ Lembaga serta masyarakat luas untuk ikut bergotong royong membangun rumah untuk rakyat,” tandasnya.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.