Dark/Light Mode

Kemenpora Ajak Anak Muda Turunkan Angka Prevalensi Perokok

Rabu, 13 November 2024 14:10 WIB
Forum Nasional Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) 2024. (Foto: Ist)
Forum Nasional Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) 2024. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda mengajak anak muda untuk mengurangi privalensi perokok.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof. Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh pada Forum Nasional Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) 2024 yang digelar pada akhir Oktober lalu.

Dalam kesempatan itu, dia mengangkat isu penurunan angka prevalensi rokok sebagai salah satu fokus utama dalam kegiatan sosialisasi dan pencegahan zat adiktif yang dapat menjadi pintu masuk NAPZA (Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya). Langkah ini bertujuan melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba, dengan merokok yang sering kali menjadi awal dari keterjeratan narkoba.

Baca juga : Menteri P2MI Ajak Baznas Bikin Kampung Percontohan

“Tidak ada satu orang pun pecandu narkoba tanpa diawali dengan merokok. Bukan berarti orang merokok pasti akan memakai narkoba, namun merokok adalah pintu masuknya,” ujar Ni’am Sholeh dalam keterangannya, Rabu (13/11/2024).

Kemenpora kini memperluas fokus sosialisasi bukan hanya pada narkotika, tetapi juga zat adiktif seperti rokok. “Kemenpora menekankan pentingnya langkah preventif dan zero toleransi terhadap segala pintu yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba, termasuk rokok,” lanjut Ni’am Sholeh.

KIPAN, yang dibentuk berdasarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), diharapkan mampu menjadi mitra aktif dalam memberdayakan pemuda untuk melawan ancaman narkoba di berbagai daerah. 

Baca juga : Temui Jaksa Agung, Menteri Nusron Siap Tuntaskan Sengketa Dan Konflik Pertanahan

Pada Forum Nasional KIPAN 2024 ini, hadir juga Asisten Deputi Karakter Pemuda Kemenpora, Khairil Adha,  serta lebih dari seratus kader dari 38 provinsi di Indonesia.

Dalam forum ini, selain diskusi, para peserta juga mengikuti pelatihan untuk memperkuat kapasitas mereka dalam memerangi narkoba. Salah satu target utama dari forum ini adalah menekan angka prevalensi rokok di kalangan pemuda, yang menjadi indikator penting dalam Indeks Pembangunan Pemuda di bidang kesehatan.

Sejumlah narasumber turut hadir dalam acara ini, di antaranya mantan Menpora Dr. (H.C.) Imam Nahrowi, Ketua Komisi Pengendalian Tembakau Tulus Abadi, dan Deputi Pencegahan BNN periode 2016-2019, Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Ali Johardi Wirogioto, serta berbagai tokoh lain yang aktif dalam advokasi dan pencegahan narkoba.

Baca juga : Ini Program ABCDE Yang Diklaim Ampuh Turunkan Stunting Di Indonesia

Ni’am Sholeh menutup dengan mengajak para pemuda untuk menjadi agen perubahan menuju Indonesia Emas 2045. “Saatnya Anda menjadi agen yang menginfluence lingkungan untuk memastikan pencegahan penyalahgunaan narkoba, termasuk rokok. Mari bergabung untuk mewujudkan generasi sehat, Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat Nota Kesepahaman antara Kemenpora dan BNN terkait program pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan kepemudaan, olahraga, dan pramuka.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.