Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Program Mendag Budi Santoso Dinilai Tepat Buat Genjot Pertumbuhan Ekonomi
Jumat, 25 Oktober 2024 04:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Budi Santoso resmi dilantik sebagai Menteri Perdagangan dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara pada Senin (21/10/24).
Salah satu program yang akan dilakukan Mendag Budi adalah perluasan pasar ekspor. Nantinya, dia akan meningkatkan surplus perdagangan dengan memperluas akses ekspor ke berbagai negara.
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eisha Maghfiruha Rachbini menilai program diversifikasi produk ekspor dan perluasan pasar internasional adalah langkah tepat untuk menghadapi kondisi ekonomi global yang dinamis.
Baca juga : OJK: Perbankan Syariah Sukses Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah
"Indonesia akan memiliki kesempatan lebih besar bersaing di pasar global dengan memfokuskan produk atau penjualan yang memiliki nilai lebih tinggi," tutur Eisha dalam keterangannya di Jakarta (25/10/2024).
Program kerja Kementerian Perdagangan juga akan menyoroti mengenai pentingnya memanfaatkan potensi ekonomi digital untuk mendorong daya saing Indonesia di pasar internasional, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan kontribusi sektor perdagangan dalam era globalisasi yang semakin kompetitif.
Baca juga : Kolaborasi BRI dan Badan Kepegawaian Negara, Perkuat Layanan Perbankan
Selain itu, Eisha menyoroti pentingnya pengembangan ekosistem digital di sektor perdagangan sebagai faktor kunci yang mendukung UMKM naik kelas.
"Pembangunan ekosistem digital yang solid diperlukan untuk mendorong kerja sama antara pemangku kepentingan, supaya terdapat manfaat digitalisasi ekonomi yang dirasakan, antar kementerian dan lembaga, sehingga pelaku usaha lokal, termasuk UMKM” ujarnya.
Namun, Eisha juga memberikan catatan penting terkait perlindungan pasar domestik. Ia mengingatkan pemerintah agar tetap waspada terhadap produk impor, terutama dari China, yang masuk melalui e-commerce.
Baca juga : Menteri Maman: Kolaborasi UMKM Dan Perusahaan Kunci Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%
“Keterbukaan platform digital harus diimbangi dengan regulasi yang kuat untuk melindungi produk-produk lokal, agar pasar domestik tidak dibanjiri produk impor murah yang dapat merugikan produsen dalam negeri," tegasnya.
Langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan perdagangan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha lokal di tengah derasnya arus globalisasi ekonomi.
Dengan dilantiknya Budi Santoso sebagai Menteri Perdagangan, diharapkan kebijakan-kebijakan strategisnya dapat membawa sektor perdagangan Indonesia memasuki era baru yang lebih digital, terdiversifikasi, dan kompetitif di pasar global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya