Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diresmikan Menko AHY, Kereta Cepat Karawang Tingkatkan Ekonomi & Efisiensi Waktu
Rabu, 25 Desember 2024 08:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono berharap hadirnya Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dapat meningkatkan nilai ekonomi daerah serta mengurangi waktu tempuh perjalanan, baik dari Karawang menuju Bandung atau Jakarta.
Hal itu dikatakan Menko AHY, sapaan bekennya saat menghadiri acara peresmian pengoperasian Stasiun Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh Karawang di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/12).
Baca juga : Menhub: Stasiun Whoosh Karawang Berpotensi Gerakkan Ekonomi Daerah
Sebagai informasi, kereta yang menghubungkan Jakarta dan Bandung ini memiliki jalur sepanjang 142,3 kilometer dengan empat stasiun pemberhentian, yaitu Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar.
Menurutnya, Karawang merupakan kota yang memiliki potensi yang luar biasa secara ekonomi. Di daerah tersebut, terdapat internasional industry park yang bisa terus dikembangkan perekonomiannya ke depan.
Baca juga : Antisipasi Peningkatan Internet Saat Nataru, Smartfren Tingkatkan Kapasitas
"Adanya Stasiun Karawang ini diperkirakan penumpang bisa bertambah setiap harinya. Bahkan, apabila sudah terintegrasi secara utuh ke pusat industri Karawang akan bisa lebih expand lagi," katanya.
Semetara Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menyampaikan selamat atas beroperasinya Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Karawang. Ia juga berharap keberadaan stasiun ini dapat memberikan dampak positif pada laju perekonomian wilayah setempat.
Baca juga : Blusukan Ke Banten, Menteri Nusron Janji Tingkatkan Sertipikasi Tanah Wakaf Gratis
Berdasarkan data PT Kereta Cepat Indonesia China, sejak beroperasi 17 Oktober 2023 lalu, Kereta Cepat Whoosh telah mengangkut lebih dari 7 juta penumpang dalam hitungan 20.000 penumpang per hari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya