Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenhub Sediakan Bus Mudik Gratis Bagi Penyandang Disabilitas
Jumat, 20 Desember 2019 21:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerjasama dengan komunitas Mudik Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD) memfasilitasi masyarakat berkebutuhan khusus jelang mudik Natal dan Tahun Baru.
Program ini digelar agar masyarakat berkebutuhan khusus dapat merasakan mudik yang nyaman seperti masyarakat pada umumnya. Kemenhub juga menyiapkan 3 bus untuk mudik gratis bagi penyandang disabilitas.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Cucu Mulyana mengatakan, untuk kuota mudik gratis khusus disabilitas telah disiapkan 3 bus yakni 1 bus akses disabilitas untuk kapasitas 20 orang, 1 bus ELF untuk pendamping, dan 1 bus medium untuk 30 orang tunanetra. Tujuannya, hanya baru ke Ambarawa dan Solo.
Baca juga : Pertamina Amankan Pasokan Pertamina Dex dan Dexlite
"Mulai besok pada hari Sabtu (21/12), akan diberangkatkan sebanyak 20 orang penyandang disabilitas beserta pendamping sebanyak 10 orang di Terminal Pulo Gebang pada pukul 10.00 pagi," kata Cucu, dalam konferensi persnya di Jakarta, Jumat (20/12).
Menurutnya, dukungan terhadap kemudahan akses bagi penyandang disabilitas juga diwujudkan dalam revitalisasi terminal.
Selain mudik gratis, Menteri Perhubungan juga telah memerintahkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk merevitalisasi terminal.
"Dari 143 terminal, kita sudah melakukan desain revitalisasi terminal sebanyak 49 terminal. Nanti pada tahun 2020, akan dilakukan revitalisasi 16 terminal secara bertahap. Hasil revitalisasi terminal ini akan memudahkan akses bagi penyandang disabilitas," terang Cucu.
Baca juga : Hary Tanoe: Tahun Depan MNC Bank Fokus Bangun Layanan Digital
Pelaksanaan mudik gratis bagi penyandang disabilitas pada periode Natal dan Tahun Baru ini, adalah yang pertama kali dilakukan oleh Kemenhub.
Cucu berharap, instansi lain juga dapat mendukung program mudik ramah anak dan disabilitas seperti yang dilakukan Kemenhub.
Pendiri MRAD Irma Sofiyanti Ilyas mengatakan, selama ini, fasilitas yang kurang memadai sering menjadi kendala bagi para penyandang disabilitas yang akan mudik.
Baca juga : Hemat Anggaran Negara, Menkeu Revisi Aturan Perjalanan Dinas
"Bermacam-macam masalah disabilitas saat mudik ini," ujarnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya