Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gelar Sunatan Massal
Pimpinan Dan Dewas KPK Ikrar Potong Gaji 2,5 Persen Untuk Infak
Jumat, 3 Januari 2025 12:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sunatan massal dalam rangka peringatan Hari Bhakti ke-22. Sejumlah Pimpinan dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK melakukan ikrar pemotongan gaji 2,5 persen unik infak.
Total, ada 30 anak yang terdaftar dalam kegiatan sosial sunatan massal ini. Mereka berasal dari sekitar Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Sunatan massal digelar Rohani Islam Korpri KPK di Gedung Juang, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2025).
Baca juga : PTP Nonpetikemas Gelar Sunatan Massal Diikuti 200 Anak
Acara dibuka langsung oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Selain dihadiri Fitroh, acara juga dihadiri Ketua KPK Setyo Budiyanto, Ketua Dewas Pengawas (Dewas) KPK Gusrizal, dan Anggota Dewas KPK Sumpeno.
Dalam kesempatan ini, Fitroh menyampaikan bahwa pimpinan KPK dan Dewas KPK yang hadir berikrar untuk memotong penghasilan mereka untuk diinfakkan untuk kegiatan sosial lembaga antirasuah. Pemotongan gaji dilakukan setiap bulannya.
"Ini nanti untuk pimpinan, siap hari ini tanda tangan mengikrarkan diri untuk dipotong 2,5 persen. Ini tidak memaksa, tapi setengah memaksa," ucapnya.
"Boleh nanti, saya, Pak Ketua, seluruh pimpinan, eh...yang datang hari ini saja, untuk kemudian gaji kami (dipotong), kan gaji pimpinan besar ya? Nanti pengurus boleh datang," sambungnya.
Fitroh mengatakan, sedekah sangatlah penting. Lantas ia mengutip Surat Al Munafikun ayat 9-10, yang intinya agar selalu mengingat Allah SWT serta menginfakkan sebagian hartanya sebelum maut menjemput.
Fitroh juga mengutip Hadits Riwayat Ath-Thabari yang berbunyi, 'Khoirunnas anfa'uhum linnas'.
Baca juga : Habib Aboe Minta Pimpinan Dan Dewas KPK Anyar Kembalikan Kepercayaan Publik
Artinya, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain.
"Mudah-mudahan momentum hari ini, kita jadikan, terutama bagi diri saya, untuk kemudian mengingat itu semua betapa luar biasanya hidup ini untuk mau berbagi, terutama untuk orang-orang yang membutuhkan, dan terutama untuk orang-orang yang ada di sekitar kita," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya