Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diungkap Menteri Hanif Faisol
Sampah Laut Di Pesisir Pantai Bali Ternyata Kiriman Dari Sungai Di Jawa
Sabtu, 4 Januari 2025 17:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, sampah yang terdampar di sejumlah pesisir pantai Bali sebagian besar berasal dari aliran sungai di Pulau Jawa yang bermuara di Laut Jawa.
“Sampah ini terbawa arus, bergerak ke timur, lalu ke selatan, dan sebagian akhirnya terdampar di pantai Bali,” ujar Hanif saat menghadiri aksi bersih sampah laut di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, seperti dikutip Antara, Sabtu (4/1/2024).
Baca juga : SPKS Harap Pemerintah Tinjau Kembali Rencana Kenaikan Tarif Pungutan Ekspor CPO
Hanif menjelaskan, fenomena sampah laut tersebut biasanya terjadi selama angin musim barat yang berlangsung dari Oktober hingga Maret setiap tahun.
Ia memperkirakan jumlah sampah kiriman yang terdampar di pesisir Bali pada periode 2024-2025 akan meningkat dibandingkan periode 2020-2021 yang mencapai sekitar 6.000 ton, serta 2.900 ton pada 2023.
Baca juga : Pemprov Jakarta Kerahkan Ribuan Petugas Kebersihan
Sampah kiriman tersebut terdampar di sejumlah pantai, termasuk Pantai Kuta, Pantai Kedonganan, dan pantai-pantai lain yang selama ini menjadi daya tarik wisata utama di Bali.
Hanif menjelaskan, peningkatan timbunan sampah ini dipicu oleh bertambahnya jumlah penduduk serta meningkatnya aktivitas yang tidak ramah lingkungan. Selain dari aliran sungai di Pulau Jawa, ia menambahkan, sebagian sampah kiriman di Pantai Kuta juga berasal dari negara lain, meskipun ia tidak merinci asal negara tersebut.
Baca juga : Pacific Blue Marlin Gaet Zhuhai Bangun Kawasan Industri Perikanan
Menyikapi kondisi tersebut, Hanif menyebutkan bahwa pihaknya akan membangun program kali (sungai) bersih dari sampah dengan menyasar sungai-sungai utama.
Adapun target pertama, yakni menyasar tiga hingga empat sungai yang ada di destinasi wisata unggulan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). “Dari 17 destinasi wisata unggulan dari Kemenpar, saya minta tiga-empat yang kami selesaikan sampahnya dulu tahun ini,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya