Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemerintah Genjot Inovasi Layanan Haji, Dari Logistik hingga Digitalisasi
Rabu, 12 Februari 2025 10:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk meningkatkan layanan logistik haji 2025 dengan menggandeng PT Pos Indonesia sebagai mitra strategis.
Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito menegaskan pentingnya peningkatan layanan logistik bagi jemaah haji 2025.
Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan dengan PT Pos Indonesia serta berbagai pemangku kepentingan terkait yang digelar di Hotel Mercure Sabang, Jakarta.
Warsito menekankan bahwa ibadah haji bukan hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga berpotensi besar dalam pengembangan ekosistem ekonomi nasional.
Oleh karena itu, evaluasi dan perbaikan terhadap layanan haji perlu terus dilakukan agar semakin optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penguatan ekosistem ekonomi haji melalui ekspor Bumbu Nusantara untuk memenuhi kebutuhan katering jemaah.
Baca juga : Pemerintah Siapkan Insentif Bagi Industri Yang Dukung Dekarbonisasi
Pada tahun 2024, ekspor di sektor ini telah mencapai 70 ton. Selain itu, pemerintah juga mengirimkan makanan siap saji bagi jemaah di Armuzna sebanyak 1,7 juta kotak, dengan potensi yang masih besar mencapai 5-6 juta kotak.
"Penyelenggaraan haji merupakan amanah konstitusi. Dari hasil evaluasi, masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Pemerintah terus berupaya melakukan inovasi agar layanan haji semakin baik," ujar Warsito.
Selain makanan, kebutuhan pendukung seperti sabun, pasta gigi, dan perlengkapan mandi juga menjadi perhatian utama dalam peningkatan layanan logistik haji.
Transformasi Digital dan Penguatan Logistik
Transformasi digital juga menjadi fokus utama dalam peningkatan layanan haji 2025.
Warsito menyampaikan bahwa aplikasi Kawal Haji dan sistem International Patient Summary telah diterapkan untuk memantau kesehatan jemaah secara real-time.
Sebagai kementerian yang bertanggung jawab dalam koordinasi penyelenggaraan haji lintas kementerian dan lembaga, Kemenko PMK memiliki peran strategis dalam memastikan sinergi antar-stakeholder.
Baca juga : Layanan Angkutan Perintis Diharapkan Tak Terganggu
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah peningkatan layanan logistik pengiriman barang bagi jemaah, baik dari Indonesia ke Arab Saudi maupun sebaliknya.
"Kami ingin memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam hal logistik haji. PT Pos Indonesia sebagai BUMN yang memiliki pengalaman di bidang ini diharapkan dapat mengambil peran strategis dalam memberikan layanan logistik yang berkualitas dan kompetitif," tambah Warsito.
Kemenko PMK mengapresiasi PT Pos Indonesia atas peran aktifnya dalam peningkatan layanan logistik haji.
Tantangan utama dalam layanan ini adalah menjaga kualitas dan memastikan layanan tersebut mampu bersaing secara global.
Haji 2025: Ramah Lansia dan Disabilitas
Tema penyelenggaraan haji tahun 2025 adalah "Haji Ramah Lansia dan Disabilitas".
Namun, tantangan besar muncul dengan turunnya kuota petugas haji Indonesia menjadi 2.210 orang, dibandingkan 4.700 orang pada 2024.
Baca juga : Pemerintah Berupaya Pulangkan Predator Seks Reynhard Sinaga dari Inggris
Sementara itu, jumlah jemaah tetap sebanyak 221.000 orang, yang menuntut koordinasi dan efisiensi tinggi dalam pelayanan.
"Penyelenggaraan Haji tahun 2025 adalah masa transisi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi yang baik antara Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji, Kementerian /Lembaga dan stakeholder lainnya," tutup Warsito.
Turut hadir dalam acara ini sejumlah pejabat dari Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji, PT Pos Indonesia, Ditjen Bea Cukai, Garuda Indonesia, serta berbagai instansi terkait.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya