Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Luncurkan Kampanye ``GIATKAN``
Kemenkes Ajak Publik Ikut Serta Eliminir TBC
Minggu, 2 Maret 2025 07:30 WIB
Sebelumnya
Dia mengingatkan, deteksi dini sangat krusial agar pasien bisa segera mendapat pengobatan yang tepat. “Selain itu, kita ingin memastikan pasien tidak mengalami resistensi obat, yang bisa membuat pengobatan lebih sulit dan memperpanjang masa penyembuhan," jelas Yudhi.
Selain fokus pada pengobatan, Pemerintah juga berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi pasien TBC. Kemenkes bekerja sama dengan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia untuk mempercepat proses diagnosis, memperluas cakupan layanan terapi, serta memastikan distribusi obat-obatan berjalan lancar.
Baca juga : PAN Dukung Retreat Kepala Daerah 2026
Dia menegaskannya, eliminasi TBC bukan hanya tanggung jawab Pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Dukungan sosial dari keluarga dan lingkungan sekitar dapat membantu pasien menjalani pengobatan dengan lebih disiplin.
Salah satu tantangan utama dalam penanganan TBC adalah stigma sosial yang masih melekat pada penderita. Banyak pasien merasa malu atau takut dikucilkan oleh masyarakat, sehingga enggan mencari pengobatan. Padahal, jika tidak diobati dengan baik, penyakit ini dapat menular lebih luas dan menjadi semakin sulit dikendalikan.
Baca juga : BGN Akan Gunakan Pendekatan Persuasif
Semua pihak perlu bekerja sama menghilangkan stigma terhadap pasien TBC. Apalagi ini bukan penyakit kutukan atau sesuatu yang harus ditakuti secara berlebihan.
“Yang penting adalah memastikan pasien mendapatkan perawatan yang sesuai, serta memberikan mereka dukungan moral agar bisa sembuh,” imbau Yudhi. JAR
Baca juga : Istri Ade Sugianto Sedang Digodok Partai Pengusung
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu,3 Maret 2025 dengan judul "Luncurkan Kampanye "GIATKAN" Kemenkes Ajak Publik Ikut Serta Eliminir TBC"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya