Dark/Light Mode

Untuk Layani Jemaah Haji

Kemenkes Kirimkan 188 Petugas Khusus

Senin, 28 April 2025 07:30 WIB
Petugas kesehatan untuk jemaah haji asal Indonesia. (Foto: Dok. Kemenkes).
Petugas kesehatan untuk jemaah haji asal Indonesia. (Foto: Dok. Kemenkes).

 Sebelumnya 
“Sebanyak 80,5 persen dari total kematian tersebut merupakan jemaah berusia 60 tahun ke atas,” ungkapnya.

Terpisah, Pengamat kebijakan haji dan umrah Ade Marfuddin meminta pelayanan haji tahun ini bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu yang disoroti adalah masalah kuota jemaah dan fasilitas yang tidak memadai.

Baca juga : Fadli Zon: Pemerintah Sudah Di Jalur Yang Pas

Dia menyoroti overload jemaah. Misalnya, tenda yang hanya berukuran 120 meter diisi oleh 160 orang. Kemudian, jumlah 500 orang, hanya disediakan 20 toilet. Antrean pun mengular.

“Ini kan permasalahan jadi tidak sebanding antara kuantitas jemaah kita dengan fasilitas yang tersedia,” tuturnya.

Kemenkes mengusung empat kebijakan strategis dalam penyelenggaraan layanan kesehatan haji tahun ini.

Baca juga : BNN Tingkatkan Kemampuan Agen Pemulihan Program IBM

Pertama, melakukan penguatan pembinaan kesehatan jemaah haji melalui pembinaan kesehatan di masa tunggu dengan skrining kesehatan; pembinaan kesehatan terintegrasi dengan lintas program terkait di lingkungan Kemenkes; penyiapan materi standar pembinaan di Indonesia dan Arab Saudi; pembinaan kesehatan terpadu dengan lintas sektor terkait, organisasi profesi, KBIH, dan ormas lainnya.

Kedua, melaksanakan penguatan pemeriksaan kesehatan jemaah haji yang terstandarisasi berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/508/2024 tentang Standar Teknis Pemeriksaan Kesehatan dalam rangka Penetapan Status Istithaah (kemampuan) Kesehatan Jemaah Haji.

Ketiga, mengembangkan Siskohatkes dengan pengintegrasian Siskohatkes dengan Satu Sehat untuk mengidentifikasi data riwayat kesehatan jemaah haji melalui RME (Rekam Medik Elektronik).

Baca juga : Bupati Indramayu Jalani Sanksi Naik Kereta Api Ke Kemendagri

Keempat, menguatkan pelayanan kesehatan haji di Arab Saudi dengan penguatan peran pos kesehatan satelit di setiap hotel di Mekkah, menempatkan dokter spesialis dan tenaga promkes di setiap sektor.

Serta, melakukan pengadaan alat kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan di KKHI, di antaranya X-Ray Mobile, Ekokardiogram, Elektrokardiogram, dan Sanitasi Kit. KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Senin, 28 April 2025 dengan judul "Untuk Layani Jemaah Haji Kemenkes Kirimkan 188 Petugas Khusus"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.