Dark/Light Mode

Temui Petani Kupang, Gibran Serahkan Bantuan Alsintan

Rabu, 7 Mei 2025 14:22 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka menyambangi para petani di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, NTT, Rabu (7/5/2025). (Foto: Setwapres)
Wapres Gibran Rakabuming Raka menyambangi para petani di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, NTT, Rabu (7/5/2025). (Foto: Setwapres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambangi para petani di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, NTT, Rabu (7/5/2025). Dalam kesempatan itu, Gibran mendengarkan langsung keluhan mereka sekaligus mendorong visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Kunjungan ini dilakukan usai Gibran meninjau kegiatan belajar mengajar di SD Inpres Kaniti, Kecamatan Kupang Tengah. Dalam dialog tersebut, Gibran menegaskan pemerintah menaruh perhatian besar pada sektor pertanian, termasuk mempercepat hilirisasi sebagai fondasi swasembada pangan.

Baca juga : Kunjungi SD Inpres Kaniti Kupang, Wapres Serahkan Bantuan Pendidikan

“Ini pesan dari Pak Presiden Prabowo. Beliau memprioritaskan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Karena itu, saya dua hari di NTT ditemani Pak Menteri Pertanian,” ujar Gibran.

Para petani menyampaikan berbagai tantangan, mulai dari kesulitan pengairan hingga kebutuhan pupuk, pestisida, dan bibit. Menanggapi hal ini, Gibran menyebut pemerintah akan mencarikan solusi konkret, terutama terkait akses air, dengan dukungan langsung dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang turut hadir.

Baca juga : Kunjungi Petani Di Sikka NTT, Wapres Gibran Serahkan Traktor Dan Pompa Air

“Tadi saya lihat masih ada keluhan soal air. Untuk wilayah sekitar sini, nanti akan dibantu Pak Menteri. Beliau memang lebih sering di sawah daripada di kantor,” kata Gibran.

Untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian, Wapres menyerahkan sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor roda empat, hand traktor, pompa air, hand sprayer, dan transplanter kepada kelompok tani setempat.

Baca juga : Gubernur Pram Bakal Sulap Jakarta Jadi Kota Wisata Sepak Bola Internasional

Dengan lebih dari 1.800 petani aktif dan produksi padi rata-rata 5,5 ton per 10 hektare, Kecamatan Taebenu dinilai memiliki potensi besar menjadi kawasan pertanian modern yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Turut hadir dalam kunjungan ini Gubernur NTT Melkiades Laka Lena, Bupati Kupang Yosef Lede, Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya, serta Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.