Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kendala Evakuasi Jemaah Dari Muzdalifah
Begini Penjelasan Kemenag
Senin, 9 Juni 2025 07:35 WIB
Sebelumnya
Menghadapi situasi darurat, PPIH segera menjalin koordinasi dengan otoritas Arab Saudi. Pada pukul 03.12 WAS, permintaan resmi dikirim ke Kementerian Haji dan Umrah Saudi melalui pesan WhatsApp agar mempercepat pengiriman bus.
Tak hanya soal transportasi, PPIH juga meminta bantuan logistik berupa air minum, makanan ringan, dan pelindung panas untuk jemaah yang masih menunggu. Permintaan itu kembali dikirim pukul 06.51 WAS. “Alhamdulillah pukul 08.50 WAS, empat kontainer bantuan tiba di lokasi jemaah,” kata Hilman.
Baca juga : Golkar Puji Kerja Bahlil
Dia kembali menegaskan, upaya mitigasi dan koordinasi intensif telah meminimalkan potensi dampak lebih besar. “Seluruh jemaah berhasil dievakuasi dari Muzdalifah pukul 09.40 WAS,” tegas Hilman.
Dia menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Arab Saudi yang tanggap dalam mengatasi situasi lapangan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan jemaah,” ujarnya.
Baca juga : Bantu Korban Kebakaran Kapuk Muara, Pemprov Jakarta Gercep
Keterlambatan dan proses evakuasi ini menjadi catatan penting. Soalnya, evaluasi tahapan mabit di Muzdalifah dan perjalanan ke Mina adalah bagian krusial dalam rangkaian ibadah haji.
Hilman menyebut, pengendalian di fase Muzdalifah dan Mina perlu diperkuat pada tahun mendatang. “Koordinasi di lapangan jadi pelajaran penting,” tegas Hilman. JAR
Baca juga : Golkar Kritik Slogan Pasangan Lucky-Sae
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Senin, 9 Juni 2025 dengan judul "Kendala Evakuasi Jemaah Dari Muzdalifah, Begini Penjelasan Kemenag"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya