Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Usulan Anggota Komisi IV DPR
Lahan Food Estate Rawa, Perlu Ditanam Selain Padi
Senin, 9 Juni 2025 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Senayan belum sepenuhnya yakin program Food Estate di Merauke bakal sukses. Apalagi, sejumlah wilayah di beberapa titik kawasan Food Estate mengalami banjir sehingga dipastikan gagal panen.
Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, potensi kegagalan Food Estate di Merauke ini karena memang beberapa titik pertanaman merupakan lahan rawa. “Bahkan ekskavator di sana itu katanya tenggelam akibat hujan lebat yang terjadi beberapa waktu lalu,” kata Firman saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.
Baca juga : Agar Ekonomi Kembali Kuat Perhatikan Kelas Menengah
Dengan fakta itu, Firman mempertanyakan keterjaminan lokasi Merauke untuk Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate 2 juta hektare ini untuk swasembada pangan. Dan hal ini pun menjadi bahasan ketika Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Pangan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), Mei lalu.
“Jadi disampaikan di FGD tersebut bahwa sebaiknya mengenai masalah Undang-Undang Pangan ini jangan diperintahkan yang namanya pangan pokok itu dari beras saja. Kembalikanlah kepada kearifan lokal,” ungkap Firman yang menuturkan, FGD tersebut diikuti oleh 8 guru besar dan para civitas akademika IPB.
Baca juga : Sektor Jasa Keuangan RI Kecipratan Dampak Positif
Politisi senior Fraksi Golkar ini mengungkapkan, selain masalah Food Estate, juga dibahas soal riset-riset pertanian dari perguruan tinggi. Dalam pertemuan tersebut, beberapa guru besar IPB menyayangkan kurangnya dukungan Pemerintah untuk menindaklanjuti riset-riset perguruan tinggi.
“Keberhasilan perguruan tinggi untuk melakukan riset, penelitian, inovasi untuk pangan pokok itu luar biasa. Seperti rumput laut dijadikan beras, kemudian singkong dijadikan beras, banyaklah variasinya. Hanya saja riset-riset yang dilakukan perguruan tinggi ini tidak direspons Pemerintah,” ungkapnya.
Baca juga : Orangtua Tidak Sekolahkan Anak Kudu Diganjar Sanksi
Diakui Firman, FGD di IPB ini memang cukup banyak masukan bagaimana RUU Pangan yang tengah digodok di Komisi IV DPR ini bisa benar-benar berdampak pada pencapaian swasembada pangan. Bukan hanya beras, tapi juga pangan lokal lainnya seperti sagu.
“Jadi teman-teman dari Papua minta agar Papua tetap dikembalikan budaya makan lokal sagu, yang penting proteinnya itu yang disediakan. Karena memang mereka sudah memprediksi bahwa untuk swasembada pangan yang namanya Food Estate yang dilakukan di Papua itu konon katanya tidak bisa terlalu banyak diharap,” bilang Firman.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya