Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Warga Binaan Lapas Sukamiskin Diberdayakan Masak 3.444 Porsi MBG
Minggu, 15 Juni 2025 14:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin ikut ambil peran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setiap hari, warga binaan di dapur lapas menyiapkan 3.444 porsi makanan sehat untuk anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar.
Makanan ini dikirimkan ke 12 sekolah dasar dan lima posyandu di wilayah Bandung. Program ini menjadi salah satu bentuk konkret kontribusi lembaga pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan gizi nasional.
Sebanyak 47 warga binaan dilibatkan secara aktif. Mereka telah mengikuti pelatihan khusus di bidang tata boga, kebersihan dapur, dan pengolahan makanan sesuai standar higienis. Dapur lapas pun telah mengantongi sertifikasi Laik Higienis.
Baca juga : Hari Media Sosial: Apakah Ini Perayaan atau Pemakaman Kecerdasan Manusia?
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan, dapur Lapas Kelas I Sukamiskin menjadi pilot project pemanfaatan fasilitas pemasyarakatan untuk mendukung program MBG. Dapur ini merupakan percontohan pemanfaatan fasilitas pemasyarakatan dalam mendukung program MBG, yang setiap hari memproduksi sekitar 3.444 porsi makanan untuk disalurkan ke 12 sekolah dan lima posyandu di sekitar Lapas Sukamiskin. "Semua itu dilakukan tanpa mengganggu kebutuhan konsumsi internal warga binaan,” ujar Menteri Agus, Sabtu (14/6/2025).
Agus menambahkan, dapur di Lapas Sukamiskin telah memenuhi standar higienis yang ditetapkan Badan Gizi Nasional. Para warga binaan yang terlibat pun telah menjalani pelatihan dan mengantongi sertifikat teknis penyelenggaraan makanan.
Saat ini, tercatat ada 469 dapur lapas dan rutan di Indonesia yang telah bersertifikat laik higienis. Sebanyak 754 warga binaan juga telah mengikuti pelatihan dan dinyatakan kompeten di bidang penyelenggaraan makanan.
Baca juga : Pemerintah Gelontorkan Stimulus Rp 24,44 Triliun
“Ke depan, kami berharap lapas dan rutan yang sudah memenuhi standar ini bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah, bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional,” ungkapnya.
"Ini adalah model pemberdayaan yang kami harap dapat menjadi rujukan nasional,” imbuhnya.
Dukungan pun datang dari berbagai pihak, termasuk kepala sekolah penerima manfaat. Neng Djodjoh, Kepala SDN 101 Sukakarya, menyebut siswa-siswinya kini lebih semangat belajar sejak mendapatkan asupan makanan bergizi dari dapur lapas.
Baca juga : Chandra Asri Kenalkan Layanan Kepelabuhanan Dan Logistik Di IMW 2025
“Anak-anak merasa lebih diperhatikan. Ini sangat membantu mereka untuk tetap fokus belajar,” ujarnya.
Program MBG di Lapas Sukamiskin disebut-sebut sebagai pilot project nasional. Pemerintah menargetkan lebih dari 400 lapas dan rutan di seluruh Indonesia dapat mengikuti jejak yang sama. Tidak hanya menekan angka malnutrisi, tapi juga menciptakan ruang produktif dan rehabilitatif bagi para narapidana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya