Dark/Light Mode

Sarankan Pentingnya Edukasi Di Sekolah

Menkes Kaget 50 Persen Orang Indonesia Giginya Berlubang

Selasa, 17 Juni 2025 07:25 WIB
Menteri Kesehatan (Menk­es), Budi Gunadi Sadikin memberikan sambutan saat pelantikan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) periode 2025–2030 di Jakarta, Sabtu (14/6/2025). (Foto: Dok. Kemenkes)
Menteri Kesehatan (Menk­es), Budi Gunadi Sadikin memberikan sambutan saat pelantikan Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) periode 2025–2030 di Jakarta, Sabtu (14/6/2025). (Foto: Dok. Kemenkes)

 Sebelumnya 
“Saya bekerja berbasis ranking. Kalau data menunjukkan masalah gigi paling tinggi, inter­vensinya harus kita prioritaskan. Jangan sampai kesehatan gigi terus diabaikan,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Umum Pengurus Besar PDGI, Usman Sumantri mengamini, masalah kesehatan gigi di Indonesia ma­sih besar. Mengutip data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, urai dia, sebanyak 56,9 persen penduduk usia di atas tiga tahun mengalami masalah gigi dan mulut, dengan 88 persen di antaranya menderita karies.

Usman menilai, banyaknya masalah kesehatan gigi di Indo­nesia berbanding lurus dengan kecilnya pemahaman masyara­kat tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar. Menurut dia, hanya sekitar 6,2 persen masyarakat Indonesia yang me­nyikat gigi dengan benar.

Baca juga : Banteng Siapkan Tiga Jurus Lawan Hakim PN Majalengka

“Artinya, hanya ada 1 dari 16 orang yang menyikat gigi secara benar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Usman menegaskan komitmen pihaknya dala. memperkuat peran dokter gigi, terutama di layanan primer. Selain itu, pihaknya juga telah memberikan sejumlah masukan kebijakan, termasuk penempa­tan dokter gigi di Puskesmas, penguatan peralatan seperti rontgen gigi dan scaling dasar, serta pengembangan program edukasi dan pencegahan sejak usia sekolah.

“Kami siap bantu isi Puskes­mas yang belum memiliki dokter gigi. Saat ini, masih ada 26,8 persen Puskesmas yang belum terisi,” cetusnya.

Baca juga : Jaksa Agung Bicara Pembaruan KUHAP

Maslah kesehatan gigi dan gusi, juga ramai diperbincang­kan netizen di media sosial X. “Gue setuju banget, masalah ke­sehatan gigi jadi materi pelajaan tambahan. Kalua bisa, bukan kesehatan gigi saja. Jelaskan dan ajarkan juga tentang masalah kesehatan mulut dan dampaknya kalau tidak bisa menjaga,” cuit akun @xyz07629305.

“Jangan cuma anak-anak yang diedukasi, pak. Para orangtua juga harus diedukasi tentang cara gosok gigi yang baik dan benar. Soalnya, masih banyak orang tua yang membiarkan anaknya tidak menggosok gigi sebelum tidur. Mereka malas karena tidak punya pengetahuan,” usul akun @DehmitPhnKacang.

“Guys bener deh, jaga kesehatan gigi kalian. Sudah tiga hari, gigi belakang gue nyut-nyutan. Kerja nggak konsen, di bawa tidur malah tambah sakit. Besok, gue mau ke puskesmas aja,” tulis akun @gelas2bhiru.

Baca juga : ASDP Inisiasi Nias Sebagai Geopark

“Rata-rata orang nggak peduli sama kesehatan gigi, saat giginya tidak ada masalah. Tapi, saat giginya bermasalah, mereka pedulu bange karena takut ke dokter gigi,” timpal akun @Agiz12. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.