Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenko PMK Dorong TP2TB Diaktifkan
Kepala Daerah Diminta Serius Membasmi TBC
Rabu, 27 Agustus 2025 07:50 WIB
Sebelumnya
Hal senada juga disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Dia menegaskan, kunci utama dalam penanganan TBC adalah keseriusan kepala daerah yang bisa dilihat dari dibentuknya TB2TB, serta disusunnya Rencana Aksi Daerah (RAD) dalam penanganan TBC.
“(Penyusunan) rencana aksi menunjukkan sudah ada planning yang mau dikerjakan,” ujarnya.
Baca juga : Muhammad Khozin: Secara Spirit Dan Teori Single Salary Bagus
Dia mengingatkan Indonesia pernah menghadapi kasus yang lebih berat, yakni saat pandemi Covid-19. Saat itu, vaksinnya belum ditemukan. Namun, berkat kerja keras semua pihak secara simultan, pandemi tersebut dapat dikendalikan secara cepat dan efisien.
“Mohon kepada rekan-rekan kepala daerah yang memiliki otoritas, kebijakan, sumber daya, lebih serius menangani ini,” pintanya.
Baca juga : Rudianto Suwarwono: Penerapannya Ibarat Pedang Bermata Dua
Tito menekankan, penanganan TBC merupakan hal penting yang perlu mendapat perhatian semua pihak, khususnya pemerintah daerah (Pemda). Sebab, menurut Global Tuberculosis Report 2024, diperkirakan dalam 200 tahun terakhir terjadi 1 miliar kematian secara global akibat TBC.
Masih menurut data tersebut, pada 2024 kasus TBC di Indonesia diperkirakan mencapai 1.090.000 kasus dengan angka kematian sebesar 125 ribu.
Baca juga : DPR Undang Pemusik Cs
“Jadi, ini mohon bantuan. Bapak gubernur, sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah, silakan gunakan otoritas yang ada (untuk mendorong penanganan TBC),” ungkapnya. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Rabu, 27 Agustus 2025 dengan judul "Kemenko PMK Dorong TP2TB Diaktifkan Kepala Daerah Diminta Serius Membasmi TBC"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya