Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tito Bakal Beri Insentif Pemda yang Sukses Atasi Pengalihan TKD
Jumat, 29 Agustus 2025 09:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan, Pemerintah akan memberikan insentif atau penghargaan kepada kepala daerah yang sukses merancang dan menerapkan strategi fiskal secara mandiri dalam menghadapi pengalihan sebagian alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD).
Menurut Tito, selama ini Kementerian Dalam Negeri rutin memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang berhasil meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat. Dengan adanya pengalihan sebagian alokasi TKD, Pemda dituntut lebih kreatif dalam merancang kebijakan fiskal untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tito juga mengingatkan agar Pemda tidak serta-merta menaikkan tarif pajak, karena hal itu justru bisa membebani masyarakat.
Baca juga : Tito Minta Pemda Manfaatkan BTT Untuk Tekan Inflasi
“Kami banyak memberikan award kepada Pemda, mulai dari yang berhasil menekan inflasi, menangani stunting, hingga penggunaan belanja yang lebih efisien. Semua itu kita apresiasi,” kata Tito, usai menghadiri Pemimpin Daerah Awards 2025, di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, Pemerintah Pusat mengalokasikan TKD sebesar Rp 650 triliun. Sementara, pada APBN 2025 mencapai Rp 919 triliun. Ini karena bakal dikompensasi melalui kegiatan lain di kementerian/lembaga dengan total mencapai Rp 1.300 triliun.
Tito menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menyiapkan insentif fiskal bagi Pemda yang mampu menerapkan strategi fiskal mandiri.
Baca juga : Menperin Bekali CPNS Strategi Pembangunan Industri Nasional 2025
“Setiap minggu, saya bacakan 10 daerah terbaik dan 10 daerah terburuk, baik dari sisi inflasi maupun kinerja ekonomi. Hal ini jadi evaluasi bersama,” jelas Tito.
Tito mendorong kepala daerah agar tidak pesimistis menghadapi transformasi fiskal. Jika berhasil, kepala daerah tidak hanya mendapatkan insentif fiskal, tetapi juga keuntungan politik berupa kepercayaan publik dan peningkatan elektabilitas untuk Pilkada mendatang.
“Kalau kepala daerah berprestasi, dia akan dapat popularitas dan elektabilitas. Itu modal penting di era pemilihan langsung saat ini,” tegas Tito.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya