Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau Gedung Pemerintahan Kediri
Menteri PU Janji Bangun Ulang Pakai Dana APBN
Senin, 15 September 2025 07:00 WIB
Sebelumnya
Jawa Barat, Cirebon, Semarang, Makassar, hingga provinsi Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan juga tercatat mengalami kerusakan.
Kementerian PU menyiapkan tim percepatan rehabilitasi, memverifikasi seluruh data kerusakan. Pembangunan kembali akan memakai APBN.
Tadinya estimasi Kementerian PU untuk kebutuhan untuk gedung rusak diperkirakan Rp 80 miliar hingga Rp 90 miliar. Namun melihat kondisi gedung Pemerintahan di Kediri maka anggaran rupanya jauh lebih tinggi.
Baca juga : Menhan Puji Kerja Satgas PKH Dengan Lintas Sektor
Gedung yang rusak parah akan dibangun ulang dari nol, sedangkan yang ringan direhabilitasi. Pembangunan kembali sudah dimulai sejak Sabtu, 13 September 2025, dengan estimasi biaya sekitar Rp 100 miliar.
Bupati Kediri Hanindito memastikan semua kerusakan tercatat. Bangunan lama akan dihapus dari aset Pemkab karena rusak berat.
“Hal ini akan kami bahas kembali bersama teman-teman di DPRD,” ujar Dito.
Baca juga : Herman Instruksikan Kader Jalankan Program Kerakyatan
Dia menilai, kondisi kerusakan bangunan di Kediri memang sangat parah. Pemerintah pusat dinilai sangat tanggap dan gerak cepat untuk pemulihan pelayanan publik.
Pemda Kediri menyambut langkah ini. Dito yakin, dengan dukungan pusat, pelayanan publik di Kediri akan pulih cepat. Semua pihak sepakat, pembangunan ulang dan rehabilitasi dilakukan transparan dan sesuai mekanisme. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 15 September 2025 dengan judul "Tinjau Gedung Pemerintahan Kediri Menteri PU Janji Bangun Ulang Pakai Dana APBN"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya