Dark/Light Mode

Situasi Sudah Terkendali

Kemenko Polkam Bubarkan Desk Dan Satgas Karhutla

Jumat, 26 September 2025 06:55 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., didampingi Sekretaris Utama BNPB Rustian, melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago di Kantor Kemenko Polkam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (24/9).
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., didampingi Sekretaris Utama BNPB Rustian, melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago di Kantor Kemenko Polkam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (24/9).

 Sebelumnya 
Dalam kurun waktu tersebut, sebanyak 25 kejadian bencana dengan 20 kejadian, di antaranya dikategorikan menonjol atau berdampak signifikan.

Menurutnya, banjir terjadi di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) atau 156 jiwa terdampak dengan 52 rumah terendam. “Saat ini sebagian wilayah sudah mulai berangsur surut,” ujarnya.

Menurutnya, karhutla masih menjadi perhatian utama di beberapa provinsi. Di Provinsi Sumatera Selatan, tercatat seluas 2.935,84 hektare lahan terbakar sejak awal Januari hingga 21 September 2025.

Sementara, di Provinsi Kalimantan Barat, luas lahan terbakar mencapai 19.267,90 hektare dan mengakibatkan 2 korban jiwa. Berdasarkan pantauan satelit pada 23 September 2025, terdeteksi 2.766 titik panas.

Baca juga : Tanggapi Kritik Warga, Wali Kota Tangsel Janji Tekan Biaya Perjalanan Dinas 2026

Kemudian, banjir bandang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, pada Selasa (23/9/2025) pukul 02.00 WIB. Tiga jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus banjir. Sementara 14 rumah warga dilaporkan rusak berat. Saat ini genangan banjir telah surut. Warga kini melakukan pembersihan.

Selanjutnya, kejadian gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Minggu (21/9/2025). Gempa berdampak pada 148 KK atau 527 jiwa. Sebanyak 135 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Proses perbaikan masih terus dilakukan oleh tim gabungan terkait. Meski demikian, kondisi di lapangan saat ini sudah mulai kondusif.

Lalu, kekeringan masih berlangsung di Jawa Tengah. Di Kabupaten Sragen, sekitar 319 KK atau 822 jiwa terdampak. Sedangkan di Kabupaten Klaten, jumlah terdampak mencapai 2.527 KK atau 8.851 jiwa. Total distribusi air sejak awal Agustus hingga 23 September 2025 mencapai 1.895.000 liter.

Baca juga : Kompak Bikin Sekber, 9 Parpol Nonparlemen Kawal PT 0 Persen Di Pemilu 2029

Kemudian, tanah longsor terjadi di wilayah tambang bawah tanah Grasberg Block Cave milik PT Freeport di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Senin (8/9/2025).

Adapun aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih tinggi. Sebanyak 823 KK atau 3.177 jiwa masih mengungsi, sedangkan potensi erupsi susulan masih ada dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian barat dan tengah, serta wilayah timur Indonesia.

Kondisi ini dipicu oleh suhu muka laut yang relatif hangat, pola angin monsun, serta fenomena atmosfer regional seperti Madden Julian Oscillation (MJO).

Baca juga : Kerja Danantara Jadi Lebih Fokus Dan Efektif

“BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi basah, terutama banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, yang masih berlangsung di berbagai daerah,” ucap Suhari. ASI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Jumat, 26 September 2025 dengan judul "Situasi Sudah Terkendali Kemenko Polkam Bubarkan Desk Dan Satgas Karhutla"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.