Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kompak Bikin Sekber, 9 Parpol Nonparlemen Kawal PT 0 Persen Di Pemilu 2029
Jumat, 26 September 2025 06:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sembilan dari dua belas partai politik (parpol) nonparlemen membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat. Parpol yang gagal masuk ke Senayan ini menuntut pemberlakuan ambang batas parlemen 0 persen pada Pemilu 2029.
Sekber Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat akan mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Pasal 414 ayat 1 Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tentang ketentuan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 4 persen tidak berlaku lagi untuk Pemilu 2029.
“Mari menjaga kedaulatan suara rakyat di Pemilu 2029," kata Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura, Oesman Sapta alias OSO dalam keterangannya, kepada Rakyat Merdeka, Kamis (25/9/2025).
Baca juga : Kerja Danantara Jadi Lebih Fokus Dan Efektif
OSO menceritakan, sebanyak 9 dari 12 parpol nonparlemen berkumpul di Kuningan, Jakarta pada Rabu (24/9/2025). Semuanya memiliki semangat yang sama, mengawal suara rakyat di Pemilu 2029.
"Jangan sampai, suara rakyat kembali terbuang karena tidak terkonversi menjadi kursi parlemen, karena aturan main PT 4 persen," tegasnya.
Selain OSO yang mewakili Hanura, sejumlah pimpinan parpol hadir. Yaitu, Dewan Pertimbangan Partai Bulan Bintang (PBB) Iqbal Yusuf, Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Sekjen Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Fery Kurnia Rizkiyansyah.
Baca juga : AI Jadi Game Changer Dan Mesin Cuan Baru
Kemudian, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Sri Mulyono, Wasekjen Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Ika Apriliani, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Partai Persatuan Pembangunan (LBH-PPP) Erfandi.
Selanjutnya, Sekjen Partai Berkarya Irman Jaya Tahrir, dan Ketua Umum Partai Ummat kubu Aznur Syamsu.
Tercatat, ada tiga partai nonparlemen yang tidak menghadiri pertemuan ini. Yaitu, Partai Garda Republik Indonesia (Garuda), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Baca juga : Ngantuk, Panik Dan Salah Jalur Jadi Faktor Pemicu
Seluruh parpol ini, merupakan kontestan Pemilu 2024 namun tidak dapat melenggang ke DPR lantaran suara nasionalnya tidak mencapai 4 persen. Alhasil, meskipun caleg mereka berhasil meraup suara tinggi di dapilnya, tetap tidak bisa masuk ke Senayan karena partainya tidak tembus PT.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya