Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Menperin Dukung Purbaya Sikat Mafia Impor Tekstil Dan Baja
Jumat, 24 Oktober 2025 22:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung penuh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberantas praktik penyelundupan dan mafia impor, khususnya di sektor tekstil dan baja.
“Kebijakan Pak Purbaya bagus. Artinya, dampaknya positif bagi industri,” kata Agus usai menghadiri Konferensi Tekstil Internasional ITMF & IAF Annual Meeting 2025 di Hotel Marriot, Yogyakarta, Jumat (24/10/2025).
Baca juga : Dukung Menkeu Purbaya, Pramono Bakal Tertibkan Penjualan Barang Bekas Impor Di Jakarta
Agus menilai kebijakan Kementerian Keuangan yang memperketat bea masuk kapas dan memperkuat pengawasan impor akan membantu melindungi industri tekstil nasional dari tekanan barang impor murah.
“Komitmen Pak Menteri Keuangan untuk membersihkan praktik ekonomi yang menyulitkan industri tentu kami dukung,” ujarnya menegaskan.
Baca juga : Spotify Dukung Proposal Indonesia Soal Tata Kelola Royalti Global
Menurut Menperin, masalah utama sektor manufaktur nasional selama ini adalah derasnya arus impor—baik legal maupun ilegal—yang sama-sama berpotensi menekan harga produk dalam negeri.
“Impor ada dua. Impor ilegal jelas problem besar, tetapi impor legal pun bisa menjadi masalah karena persoalan harga,” jelasnya.
Baca juga : Bangkitkan Industri Tekstil, Purbaya Sikat Importir Pakaian Bekas
Agus juga menyambut baik rencana Kementerian Keuangan untuk menindak mafia impor baja dan tekstil.
“Apa yang dilakukan Pak Menteri Keuangan dalam rangka memberantas mafia-mafia itu tentu kami sambut dengan baik, kami apresiasi,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya