Dark/Light Mode

Menko Zulhas: 100 Gudang Baru Bulog Siap Serap Hasil Panen Petani

Selasa, 11 November 2025 12:17 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan usai menyaksikan penandatanganan SKB pembangunan 100 gudang baru Bulog di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). Dok. Kemenko Pangan
Menko Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan usai menyaksikan penandatanganan SKB pembangunan 100 gudang baru Bulog di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). Dok. Kemenko Pangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan hasil panen petani terserap maksimal dan harga pangan tetap stabil melalui pembangunan 100 gudang Bulog baru di berbagai wilayah Indonesia.

Kebijakan ini disepakati melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh Dirut Bulog, Kementan, Bapanas, Kemendagri, Perwakilan Kemenkeu dan BUMN yang disaksikan langsung Menko Pangan Zulhas. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu ke hilir.

Baca juga : Polda Jabar Siapkan Sarana Hadapi Darurat Bencana

“Petani tidak boleh rugi. Pemerintah ingin memastikan setiap hasil panen punya tempat, harga tetap wajar, dan masyarakat bisa menikmati pangan dengan harga terjangkau,” ujar Menko Zulhas, di kantornya, Jakarta, Selasa (11/11/2025). 

Pembangunan 100 gudang baru ini diharapkan memperkuat rantai pasok dan mempermudah penyimpanan, distribusi, serta stabilisasi harga pangan di seluruh daerah.

Baca juga : Perintah Zulhas: Rapat MBG Bakal Digelar Setiap Hari

Dengan fasilitas penyimpanan yang memadai, hasil panen petani tidak lagi bergantung pada fluktuasi harga saat panen raya.

Selain menjaga ketersediaan pangan, kehadiran gudang-gudang baru ini juga menjadi instrumen penting dalam mewujudkan sistem logistik pangan nasional yang lebih efisien dan tangguh.

Baca juga : Dua Pilar Pulih, Barcelona Siap Tancap Gas Lawan Elche

“Pembangunan 100 gudang ini akan melewati tahapan kajian mendalam agar tepat sasaran dan optimal dampaknya,” tambah Zulhas.

Langkah ini menandai sinergi lintas kementerian yang semakin solid dalam menghadirkan kebijakan yang pro-petani dan pro-rakyat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.