Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Radio Summit XVII
Menteri Ekraf: Radio Kanal Strategis Penyebar Semangat Ekonomi Kreatif
Sabtu, 15 November 2025 13:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan radio masih memiliki peran penting sebagai kanal strategis dalam mendistribusikan konten kreatif di berbagai daerah. Terlebih di tengah gempuran media dan digitalisasi, tercatat pendengar radio di 10 kota besar masih mencapai 16 juta orang.
“Radio tidak lagi dipandang sebagai medium tradisional, tetapi bagian penting dari ekonomi kreatif yang harus mampu mengembangkan model bisnis baru di era digital. Kementerian Ekonomi Kreatif berkomitmen mendukung penguatan industri radio agar tetap relevan, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dari daerah,” ujar Teuku Riefky, dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11/2025).
Data 16 juta pendengar radio yang dirangkum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) itu menjadi bukti bahwa radio masih relevan. Untuk itu PRSSNI dan Forum Diskusi Radio (FDR) serta dukungan dari Kementerian Ekraf menggelar Radio Summit XVII 2025 sebagai wadah mempertemukan pelaku industri radio dari berbagai daerah, pengiklan, akademisi, dan regulator.
Baca juga : Menteri Ekraf Dorong Kota Batu Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Nasional
Pertemuan ini diharapkan menegaskan kembali posisi radio sebagai sektor strategis yang memiliki daya saing tinggi di tengah perubahan lanskap media. Apalagi data PRSSNI juga menunjukkan belanja iklan di radio masih tinggi sekitar Rp 750 miliar per tahun.
Radio Summit XVIII 2025 sendiri digelar pada Sabtu, 15 November 2025 di Hotel 101 Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dengan mengusung tema "Radio Is Not Just A Vibe, It’s A Business". Radio tetap menjadi media terpercaya dengan jangkauan kuat, khususnya di wilayah yang belum terlayani internet secara optimal.
Radio juga memainkan peran historis dalam perjalanan bangsa. Selain menjadi medium informasi, radio berfungsi sebagai alat komunikasi darurat saat krisis, ruang edukasi publik, sarana pelestarian budaya, hingga media promosi seni lokal. Perannya sebagai perekat sosial melalui musik, bahasa, dan cerita menjadikan radio bagian penting dari ekosistem kreatif nasional.
Baca juga : Bali United Siapkan Strategi Redam Serangan Balik Bhayangkara
Namun, industri radio kini menghadapi tantangan besar akibat persaingan dengan media sosial, platform streaming, dan konten on-demand yang mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Generasi muda semakin dekat dengan podcast dan konten digital, sementara belanja iklan beralih menuju platform daring yang menuntut radio beradaptasi melalui inovasi konten dan transformasi digital.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf Agustini Rahayu mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi guna memastikan industri radio tetap relevan. Ia menegaskan bahwa Radio Summit ini harus menjadi dorongan baru bagi kebangkitan radio nasional.
“Radio Summit ke-18 harus menjadi momentum kebangkitan radio nasional. Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi agar industri radio tetap relevan, tangguh, dan mampu beradaptasi di era digital,” tegasnya.
Baca juga : President Club Gelar Forum Bisnis Dukung Strategi Pertumbuhan Ekonomi
Sedangkan Ketua PRSSNI M Rafik menambahkan bahwa radio harus mengambil langkah cepat dalam transformasi digital. Menurutnya, kolaborasi lintas generasi dan lintas media menjadi strategi penting untuk memperkuat posisi radio sebagai industri modern yang tetap dekat dengan identitas lokal.
“Kolaborasi adalah kunci. Bersama saja belum tentu mudah, apalagi jika berjalan sendiri. Tapi dengan sinergi antar stasiun radio, asosiasi, dan pelaku kreatif, kita bisa menjadikan radio sebagai kekuatan ekonomi baru,” ujar M Rafik.
Kementerian Ekraf menegaskan komitmen untuk terus mendukung penguatan ekosistem penyiaran nasional melalui fasilitasi, regulasi adaptif, dan kemitraan strategis. Dengan inovasi yang berkelanjutan, radio diyakini mampu mempertahankan perannya sebagai medium yang kuat, inklusif, dan berdaya saing dalam peta ekonomi kreatif Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya