Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamen Christina: Politeknik Ben Mboi Wujud Afirmasi Presiden Prabowo
Rabu, 10 Desember 2025 11:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani mengunjungi Politeknik Pertahanan Ben Mboi, di sela-sela rangkaian kegiatan sosialisasi peluang kerja luar negeri dan migrasi aman di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (9/12/2025).
Dalam kunjungannya itu, Christina mengatakan, hadirnya Politeknik Ben Mboi menjadi langkah strategis pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di NTT, khususnya kawasan perbatasan Belu.
Christina mengatakan, pendirian kampus ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
"Ini merupakan langkah afirmasi agar masyarakat NTT, khususnya Belu yang berada di wilayah terpencil, bisa mengakses pendidikan bermutu dan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi prajurit TNI, ASN, atau bekerja di berbagai sektor strategis lainnya," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Baca juga : Pesawat Bantuan Hilir-Mudik di Aceh, Warganet: Terima Kasih Presiden Prabowo
Diketahui, Politeknik Ben Mboi menjadi kampus pertama di Kabupaten Belu, wilayah perbatasan Atambua–Timor Leste.
Di sana, Christina menyempatkan diri berdialog dengan para kadet yang tengah menempuh pendidikan di sekolah vokasi milik Universitas Pertahanan tersebut.
Ia juga mengapresiasi sistem pendidikan Politeknik Ben Mboi yang diselenggarakan sepenuhnya dengan skema beasiswa, sehingga membuka peluang pendidikan bagi siswa dari berbagai latar belakang ekonomi.
"Mereka sangat antusias. Kami berpesan agar mereka belajar sebaik mungkin, membuat orang tua dan negara bangga. Setelah lulus, mereka berpeluang menjadi prajurit TNI, ASN, atau bekerja di BUMN. Ini kesempatan besar yang harus dimanfaatkan," kata politisi Partai Golkar itu.
Baca juga : Ira Puspadewi Direhabilitasi, Dubes Desra: Terima Kasih Presiden Prabowo
Christina menambahkan, pendidikan merupakan kunci perubahan sosial dan ekonomi, terutama bagi masyarakat di kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
"Harapan Bapak Presiden Prabowo, Politeknik Ben Mboi dapat menjadi pusat pembelajaran dan peningkatan keterampilan anak-anak muda di perbatasan. Pendidikan harus bisa diakses oleh semua, termasuk di wilayah paling luar," jelas Christina.
Dengan pendidikan dan keterampilan, katanya, mereka memiliki bekal untuk memperoleh pekerjaan yang layak, meningkatkan kesejahteraan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Setelah dari Politeknik Ben Mboi, Wamen Christina melanjutkan kunjungan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Belu, dan melihat langsung wilayah perbatasan negara.
Baca juga : Pertamina EP Komit Berdayakan Lingkungan Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan
PLBN ini menjadi salah satu dari 18 pos lintas batas negara milik Indonesia dan melayani bidang keimigrasian, kepabeanan, karantina, keamanan, dan administrasi pengelolaan, serta menjadi sistem utama yang melayani aktivitas masyarakat perbatasan, khususnya yang berhubungan dengan lintas batas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya