Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Barantin Lepas Ekspor 48 Ton Durian Perdana Ke Tiongkok
Selasa, 16 Desember 2025 09:03 WIB
Sebelumnya
Sementara itu menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin), Aditya Pradewo, yang juga menghadiri kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa pelaku usaha menyambut antusias peluang ekspor durian ke Tiongkok.
Menurutnya, pasar Tiongkok adalah kue raksasa bagi eksportir durian. Ia juga menyampaikan bahwa permintaan durian ke Tiongkok mencapai US$ 8 miliar atau sekitar Rp128 triliun per tahun. Dengan varietas unggulan seperti Bawor, Super Tembaga, dan Namlung, sehingga Indonesia optimistis dapat merebut 5–10 persen pangsa pasar.
Baca juga : Presiden Ukraina Mau Lepas Ambisi Gabung Ke NATO Demi Akhiri Perang Dengan Rusia
Jika target tersebut tercapai, potensi devisa yang akan masuk berkisar Rp 6,4 triliun hingga Rp12,8 triliun per tahun. Ekspor langsung ke Tiongkok tersebut menurutnya selain memangkas biaya logistik, juga saat ini, harga durian di Cina tercatat 5–7 kali lipat lebih tinggi dibandingkan harga lokal, memberikan peluang keuntungan besar bagi petani dan eksportir.
Senada dengan Aditya, Muchlido Apriliast, pemilik PT Zarafa Ridho Lestari juga menyampaikan bahwa sebelum adanya Protokol Ekspor Durian Beku yg kini telah membolehkan Indonesia utk ekspor langsung ke Tiongkok, selama beberapa tahun belakangan ini para pelaku usaha mengekspor durian beku ke Tiongkok melalui negara Thailand, dengan mengabiskan biaya ekspedisi (logistic cost) sebanyak 18.000 US Dollar per kontainer untuk sampai ke Tiongkok.
Baca juga : Alasan Mitsubishi Pajero Sport Nyaman Dipakai Harian Dan Road Trip
Kini, setelah diberlakukannya Protokol Ekspor Durian Beku ke Tiongkok, dimana para pelaku usaha dapat langsung atau direct export ke Tiongkok, hanya menghabiskan biaya 10.000 s.d 11.000 US Dollar per kontainer.
Artinya pelaku usaha dapat melakukan efisiensi sekitar 8.000 US Dollar per kontainer, menurut Muchlido ini sangat menguntungkan.
Baca juga : GEB Peduli Salurkan Bantuan 6 Ton Beras Dan Obat Ke Padang
Kepala Barantin Sahat M Panggabean sangat mengapresiasi kinerja kolaborasi seluruh pemangku kepentingan terkait mulau dari petani, pelaku usaha, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga terkait lainnya.
“Saya ingin menekankan pentingnya memelihara semangat bekerja sama di antara kita. Barantin tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan hilirisasi, pun juga semua kementerian dan lembaga terkait tanpa kecuali. Kita semua wajib mengedepankan kolaborasi dan harmonisasi demi terwujudnya nilai tambah ekonomi yang dapat membawa kesejahteraan bagi para petani kita khususnya petani durian Indonesia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya