Dark/Light Mode

Bersihkan Jalan di Aceh Tamiang, Alat Berat Bekerja Hingga Tengah Malam

Sabtu, 27 Desember 2025 15:47 WIB
Pembersihan lumpur di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. (Foto: dok. Kementerian PU)
Pembersihan lumpur di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. (Foto: dok. Kementerian PU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya pembersihan pasca banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang terus dikebut. Hingga larut malam, tim penanggulangan bencana dari Kemeterian Pekerjaan Umum (PU) dan relawan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material sisa banjir yang menutup jalan nasional.

Berdasarkan video Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang dikutip pada Sabtu (27/12/2025), kegiatan pembersihan jalan nasional dilaksanakan sejak Jumat (26/12/2025) dan berlangsung hingga pukul 23.30 WIB.

Di lapangan, alat berat jenis ekskavator dan truk bekerja tanpa henti mengangkut lumpur, kayu, serta material lain yang terbawa banjir bandang. 

Baca juga : Salurkan BLTS Kesra Di Padang, PosIND Antar Hingga Pintu Rumah

Meski waktu telah memasuki tengah malam, proses pembersihan tetap dilakukan demi membuka kembali jalur transportasi, dan menekan risiko bencana lanjutan bagi warga sekitar.

Pembersihan difokuskan pada titik-titik vital yang terdampak langsung. Termasuk, ruas jalan nasional yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, serta area lingkungan pesantren yang sebelumnya tertutup material banjir.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca bencana agar aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi warga Aceh Tamiang dapat kembali berjalan secara bertahap.

Baca juga : Amankan Pasokan Bawang Merah, Kementan Terapkan Kerja Sama Antar Daerah

Kerja hingga larut malam dipilih untuk mempercepat proses normalisasi, dan meminimalkan gangguan berkepanjangan terhadap aktivitas masyarakat.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bekerja tanpa henti dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga kondisi kehidupan masyarakat terdampak benar-benar pulih.

“Semua harus terus bekerja tanpa henti, mengerahkan sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sampai kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat pulih dan menjadi lebih baik,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers di Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.