Dark/Light Mode

Brimob Bersihkan Lumpur Sisa Banjir, Sekolah di Aceh Tamiang Bersiap Dibuka

Senin, 22 Desember 2025 17:35 WIB
Personel Brimob Polda Aceh membersihkan lumpur sisa banjir di SMP Islam Yayasan Maarif Tamiang. (Foto: Dok. Polda Aceh)
Personel Brimob Polda Aceh membersihkan lumpur sisa banjir di SMP Islam Yayasan Maarif Tamiang. (Foto: Dok. Polda Aceh)

RM.id  Rakyat Merdeka - Belasan personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Aceh dikerahkan untuk membersihkan sejumlah sekolah yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Salah satu lokasi pembersihan dilakukan di SMP Swasta Islam Yayasan Ma’arif Tamiang, Kuala Simpang, Senin (22/12/2025).

Personel Brimob bahu-membahu membersihkan lumpur tebal yang menutupi lantai ruang kelas, ruang guru, hingga halaman sekolah. Pembersihan dilakukan menggunakan berbagai peralatan manual, seperti cangkul, sekop, serta alat pendorong air dan lumpur.

Baca juga : Diduga Perparah Banjir, 5 Perusahaan Tambang Disegel

Komandan Tim Brimob I, Briptu Kamal, mengatakan bahwa fokus utama pembersihan adalah ruang-ruang vital agar proses belajar mengajar dapat segera kembali berjalan. “Target pertama kami adalah membersihkan kelas-kelas, ruang guru, tata usaha, dan ruangan lainnya. Setelah itu, baru kami membersihkan bagian luar sebagai tahap finishing,” ujarnya, di lokasi.

Menurut Kamal, endapan lumpur paling parah terdapat di ruang guru, tata usaha, dan beberapa ruang kelas. Langkah awal yang dilakukan adalah mendorong lumpur keluar dari ruangan menuju halaman sekolah sebelum dilakukan pembersihan lanjutan.

Baca juga : Polres Pidie Jaya Bersihkan Fasilitas Umum Pascabanjir Bandang

Selain SMP Swasta Islam Yayasan Ma’arif Tamiang, tim Brimob juga telah membersihkan sekolah lain yang terdampak banjir, di antaranya SDN 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

“Jumlah personel kami cukup banyak, tetapi dibagi ke beberapa tim untuk sejumlah titik, seperti Masjid Syuhada, SD Negeri 1 Karang Baru Aceh Tamiang, jembatan, pembuatan sumur bor, serta lokasi-lokasi lainnya,” jelas Kamal.

Baca juga : FKMPI Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Aceh Tamiang

Ia menambahkan, hingga saat ini peralatan yang digunakan masih mencukupi. Namun, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut apabila proses pembersihan membutuhkan dukungan alat berat atau mobil tangki air, setelah lumpur berhasil dikeluarkan dari area sekolah.

“Kami berupaya secepat mungkin. Harapannya tetap semangat, ikhlas, dan bersabar menghadapi cobaan ini bersama-sama. Kami ingin sekolah segera bersih agar adik-adik bisa kembali masuk sekolah, belajar, dan beraktivitas seperti sedia kala,” tutup Kamal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.