Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Minta Maaf, Belum Bisa Kunjungi Semua Titik Bencana Sumatera
Kamis, 1 Januari 2026 13:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, karena belum bisa mengunjungi semua titik yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Saya mendapat laporan dari beberapa pihak Mendagri, Gubernur, banyak kabupaten lain bertanya kok Presiden belum sampai. Saya minta maaf, belum bisa ke semua titik," kata Prabowo, saat memimpin rapat koordinasi terbatas yang membahas pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2025).
Prabowo menuturkan, dalam penanganan pasca bencana, Pemerintah memprioritaskan kunjungan ke daerah-daerah yang paling terdampak. Sejauh ini, Prabowo telah empat kali mengunjungi Aceh Tamiang, yang merupakan wilayah paling terdampak bencana Sumatera.
Baca juga : Keempat Kali, Prabowo Kembali Kunjungi Lokasi Terdampak Bencana Sumatera
"Saya pilih, saya disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting. Walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar," ujar Prabowo.
"Tetapi, saya sampaikan ke Mendagri, ke Gubernur nanti Insya Allah saya coba. Daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi," pungkasnya.
Kemajuan Penanganan Bencana
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kemajuan penanganan bencana di wilayah Sumatra Utara, khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Di hadapan para warga terdampak, Presiden menyampaikan, tidak ada desa yang terisolasi di wilayah Tapanuli Selatan.
Baca juga : IPB University Ringankan UKT Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera
“Juga di seluruh Sumatera Utara, sebagian besar sudah mengalami perbaikan. Tadi gubernur melaporkan, mungkin dari awalnya sekian puluh desa, sekarang mungkin tinggal lima desa yang masih terputus,” ujarnya di Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (31/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi jembatan darurat, yang berhasil dibangun dalam waktu singkat.
"Saya tadi periksa jembatan yang baru dibangun, juga dibangun dalam waktu yang cukup singkat. Biasanya jembatan seperti itu butuh waktu tiga minggu sampai satu bulan, ini berhasil dilaksanakan berapa hari? Sepuluh hari bisa dilaksanakan. Terima kasih, ini adalah hasil kerja keras semua lembaga, TNI, Polri, Masyarakat, PU, BNPB, hampir semua lembaga K/L hadir di sini yang saya lihat,” katanya.
Baca juga : Pengamat Nilai Pemerintah Pusat Maksimal Tangani Bencana Sumatera dalam 1 Bulan
Prabowo yang merayakan Malam Tahun Baru bersama masyarakat Tapanuli Selatan, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban bencana. Serta kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk segera membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang.
"Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah, untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak kita bantu. Saya cukup optimis, kecepatan kita memulihkan keadaan cukup baik,” ujar Presiden.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya