Dark/Light Mode

Hadapi Tantangan Tahun 2026 Yang Kian Kompleks

Yusril Bagikan 4 Jurus Untuk Aparatur Negara

Selasa, 13 Januari 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menekankan pentingnya kesiapan aparatur negara di lingkungan Kumham Imipas menghadapi tantangan tahun 2026 yang kian kompleks.

Menurutnya, dinamika global dan nasional yang terus berkembang menuntut aparatur negara bekerja secara prima, solid, adaptif, dan berintegritas.

Penegasan tersebut disampaikan Yusril saat memberikan sambutan dan arahan dalam apel Bersama 2026 Kemenko Kumham Imipas di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Baca juga : DPR Minta Keselamatan WNI Di Iran Diprioritaskan

Dalam arahannya, Yusril menyampaikan sejumlah pesan kunci yang harus menjadi perhatian bersama. Pertama, berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan aparatur negara, terutama di tengah ancaman cuaca ekstrem dan potensi bencana alam yang masih terus terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu mengingatkan, kondisi cuaca dan alam belakangan ini belum sepenuhnya stabil. Meski demikian, aparatur negara tetap dituntut memiliki kondisi fisik dan mental yang prima demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kesehatan aparatur hal utama. Negara membutuhkan aparatur yang siap bekerja dan itu dimulai dari kondisi diri yang terjaga dengan baik,” tegasnya.

Baca juga : Pilkada Langsung Vs Pilkada Via DPRD, Bawaslu: Dua-duanya Sama-sama Demokratis

Kedua, pentingnya memperkuat sinergi dan kerja sama lintas kementerian, serta unit kerja yang berada dalam koordinasi Kemenko Kumham Imipas.

“Tantangan ke depan tidak dapat dihadapi secara sektoral karena persoalan yang muncul bersifat lintas bidang dan saling berkaitan,” ucapnya.

Artinya, tidak boleh ada ruang bagi ego sektoral. Yang ada hanyalah kerja bersama, koordinasi yang solid, dan tujuan yang sama, yaitu kepentingan bangsa dan negara, tanpa melampaui tugas dan kewenangan masing-masing.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.