Dark/Light Mode

Buka Program P4N Lemhannas

Ace Hasan Ingatkan Ujian Pemimpin Makin Kompleks

Rabu, 14 Januari 2026 07:00 WIB
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily membuka Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) angkatan ke-69 di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily membuka Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) angkatan ke-69 di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

 Sebelumnya 
Dalam konteks tersebut, ditekankan pentingnya kepemimpinan yang responsif dan berorientasi mitigasi risiko. Sinergi antara Pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dinilai krusial. “Tantangan multidimensi bangsa menuntut pola pikir kepemimpinan yang holistik,” katanya.

Kolaborasi lintas sektor menjadi prasyarat menjaga keselamatan rakyat dan keberlanjutan pembangunan nasional. Pola pikir kepemimpinan komprehensif sangat dibutuhkan. “Itu menjadi prasyarat bagi pemimpin masa depan,” cetus Ace.

Di akhir sambutannya, lulusan P4N angkatan 69 diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi ketahanan nasional. Mereka diharapkan menjadi pemimpin kolaboratif menuju Indonesia Emas 2045. Usai menyampaikan pidatonya dan secara resmi membuka pendidikan, Ace melangkah turun dari mimbar.

Baca juga : Proses Transfer Narapidana Hormati Kedaulatan Hukum

Sementara, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas Marsda TNI Bob Henry Panggabean melaporkan kesiapan penyelenggaraan P4N angkatan 69. Pendidikan akan berlangsung selama kurang lebih 5,5 bulan, dimulai Selasa (13/1/2026) dan direncanakan berakhir Selasa (14/7/2026).

Proses pembelajaran disusun bertahap dan terstruktur. “Pendidikan dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, studi kasus, dan penulisan karya ilmiah,” katanya.

Bob menjelaskan, jumlah peserta P4N angkatan 69 sebanyak 110 orang. Peserta berasal dari kementerian, lembaga negara, lembaga pemerintah non-kementerian, TNI, Polri, serta negara sahabat.

Baca juga : Terkait Upah Minimum, KSPI Minta DPR Panggil Gubernur Dedi Mulyadi

Negara sahabat yang mengikuti P4N angkatan 69 berasal dari Australia, India, Kamboja, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste. Kehadiran mereka dinilai memperkaya perspektif geopolitik dan jejaring internasional. “Kehadiran peserta negara sahabat merupakan kehormatan dan wujud kepercayaan internasional,” katanya.

Selama pendidikan, peserta akan mengikuti Studi Strategis Dalam Negeri dan Studi Strategis Luar Negeri. Peserta juga diwajibkan menyusun Kertas Karya Ilmiah Perorangan sebagai tugas akhir. “Kegiatan pendidikan bermuara pada konsepsi strategis dan seminar nasional,” kata Bob.

Dia kembali menegaskan, Lemhannas terus melakukan evaluasi kurikulum agar relevan dengan perkembangan lingkungan strategis. Efektivitas dan efisiensi pendidikan menjadi perhatian utama lembaga. “Kurikulum terus disesuaikan dengan dinamika nasional, regional, dan global,” tandasnya. JAR

Baca juga : SBY Tegaskan Matahari Partai Demokrat Hanya AHY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 14 Januari 2026 dengan judul "Buka Program P4N Lemhannas Ace Hasan Ingatkan Ujian Pemimpin Makin Kompleks"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.