Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Di WEF Davos, Prabowo Tegaskan Pendidikan Jadi Kunci Lepas dari Kemiskinan
Jumat, 23 Januari 2026 07:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan manusia merupakan kunci untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
Oleh karena itu, di kepemimpinannya saat ini, Prabowo memberikan perhatian penuh pada sektor pendidikan dengan menyediakan akses pendidikan memadai bagi seluruh masyarakat.
“Saya yakin bahwa sumber daya manusia menentukan pertumbuhan dan hasil yang jangka panjang. Pembangunan manusia dan kualitas sumber daya manusia adalah kunci bagi bangsa yang maju dan sejahtera. Kurangnya pendidikan adalah jalan menuju negara gagal,” kata Prabowo saat berpidato di The World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Salah satu program pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan yang inklusif yaitu dengan mendirikan ‘Sekolah Rakyat’.
Baca juga : KNPI Dukung Presiden Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Palestina
Sekolah ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Harapannya, mereka bisa keluar dari lingkaran kemiskinan yang selama ini membelenggu.
“Sejauh ini, kami telah membangun 166 sekolah asrama bagi masyarakat yang sangat miskin. Ini mungkin sesuatu yang unik karena biasanya sekolah asrama hanya diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga mampu. Kini, saya membangun sekolah asrama bagi mereka yang paling miskin,” ujar Prabowo.
“Salah satu syarat untuk masuk sekolah tersebut, mereka harus berasal dari desil terbawah. Kami ingin memutus mata rantai kemiskinan," tegasnya.
Selain itu, untuk mendorong terwujudnya pendidikan yang modern dan layak, pemerintah memiliki program digitalisasi pendidikan.
Baca juga : Di WEF 2026 Davos, Prabowo Cerita Pengalamannya Tangani Serakahnomics
Lewat program tersebut, pemerintah memberikan papan interaktif digital (PID) ke sekolah-sekolah seluruh Tanah Air. Hingga akhir 2025, pemerintah mendistribusikan PID ke 288.000 sekolah dan rencananya akan menyalurkan lagi 1 juta unit PID pada 2026 ini.
“Kami berharap dalam tiga tahun ke depan, seluruh sekolah di Indonesia memiliki sedikitnya enam ruang kelas dengan panel interaktif digital.
Dengan begitu, misalnya saya berada di Jakarta, saya dapat mengunjungi sekolah manapun di Indonesia dan melihat langsung kualitas pengajaran para guru serta respons para murid,” kata Prabowo.
Kemudian, Prabowo menyatakan program renovasi sekolah juga akan terus dilanjutkan. Pada 2025 ada 16.140 sekolah yang direnovasi dan jumlahnya akan ditambah pada tahun ini.
Baca juga : RI Mantapkan Diplomasi Investasi Ekonomi Global
“Tahun ini kami akan meningkatkan renovasi sekolah. Saya bertekad untuk memodernisasi dan merenovasi 60.000 sekolah,” ucap Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya