Dark/Light Mode

Zulhas Pimpin Rakor Di Jawa Tengah

Pemerintah Perkuat Implementasi MBG

Kamis, 5 Maret 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifl i Hasan (tengah) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). Hadir (dari kiri) Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Foto: Dok. Kemenko Pangan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifl i Hasan (tengah) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). Hadir (dari kiri) Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Foto: Dok. Kemenko Pangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Perpres Nomor 115 Tahun 2025 tentang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026). Rapat tersebut menekankan percepatan validasi data penerima manfaat, serta penguatan standar keamanan pangan.

Rapat dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Bidang Investigasi dan Komunikasi Publik Nani S. Deyang, serta pejabat lintas kementerian dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Baca juga : Korupsi Jasa Outsourcing, Bupati Pekalongan Diduga Pakai Perusahaan Keluarga

Dalam sambutannya, Zulhas sapaan Zulkifli Hasan menjelaskan, hingga 27 Februari 2026, MBG telah berjalan di 38 provinsi dengan 61,2 juta penerima manfaat melalui 24.368 SPPG. Di Jawa Tengah, program menjangkau 9,29 juta penerima manfaat dengan 3.838 SPPG. Secara nasional, Pemerintah menargetkan 82,9 juta penerima manfaat.

Pelaksanaan MBG didukung 28 kementerian dan lembaga dengan BGN sebagai penyelenggara utama. Pemda berperan dalam penjaminan mutu dan percepatan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, dengan capaian Jawa Tengah 35,03 persen, di atas rata-rata nasional 32 persen. Evaluasi juga dilakukan terhadap SPPG yang mengalami kejadian luar biasa keracunan pangan.

Baca juga : Gibran Dorong Pelajar Kuasai Teknologi Dan AI

Menurut Zulhas, Jawa Tengah sebagai indikator penting kesuksesan program MBG secara nasional.

“Biasanya kalau Jawa Tengah sukses, seluruh Indonesia juga ikut sukses. Kuncinya Indonesia itu ada di Jawa Tengah,” ujarnya.

Baca juga : Golkar Sumbar Optimis Perkuat Struktur Hingga Pelosok Desa

Dia mengapresiasi soliditas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beserta jajaran kepala daerah di kabupaten atau kota dalam mendukung kebijakan pusat.

Zulhas menambahkan, program ini turut menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM, BUMDes, dan koperasi, dengan pasokan bahan pangan dari daerah seperti telur ayam Pati dan susu Boyolali.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.