Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RI Ekspor Beras Presmium Ke Saudi
Bukan Ilusi, Stok Beras Melimpah
Jumat, 6 Maret 2026 06:55 WIB
Sebelumnya
Ekspor ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 23 Februari 2026. Dalam rakortas tersebut, Perum Bulog mendapat penugasan untuk mengelola Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tidak hanya untuk stabilisasi dalam negeri, tetapi juga mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui ekspor beras.
Pengamat pertanian dari IPB University Prima Gandhi mengapresiasi langkah Pemerintah mengekspor 2.280 ton beras di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Baca juga : Sempat Kehilangan Jejak, KPK OTT Bupati Pekalongan Di SPKLU Wilayah Semarang
Menurutnya, ekspor ini menjadi catatan penting dalam perjalanan swasembada pangan nasional, sekaligus menandai keberlanjutan program peningkatan produksi pertanian pada era pemerintahan Prabowo Subianto.
“Ekspor ini adalah bukti nyata bahwa swasembada beras Indonesia tidak bersifat sementara, tetapi berjalan berkelanjutan dan produktif,” ujar Gandhi, Kamis (5/3/2026).
Baca juga : Buka Pintu Rekonsiliasi, PPP Jawa Barat Akan Rangkul Pengurus Lama
Dia menilai, ekspor beras memiliki nilai strategis terhadap ketahanan pangan dan keseimbangan perdagangan nasional. Dengan cadangan beras yang terjaga dan produksi yang melampaui rata-rata, ekspor dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran Indonesia di pasar global.
Ke depan, Gandhi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan domestik dan peluang ekspor.
Baca juga : Demokrat Kawal & Dukung Langkah Cepat Prabowo
“Yang terpenting keseimbangan antara pasokan nasional dan peluang ekspor. Jika itu terjaga, maka ekspor menjadi simbol kemandirian pangan dan daya saing bangsa,” ujarnya. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Jumat, 6 Maret 2026 dengan judul "RI Ekspor Beras Presmium Ke Saudi Bukan Ilusi, Stok Beras Melimpah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya