Dark/Light Mode

Babak 16 Besar All England

Derbi Merah Putih, Senior Bertemu Junior

Jumat, 6 Maret 2026 06:15 WIB
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (Foto: Dok. PBSI)
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ganda putra senior Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dipastikan berhadapan dengan juniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, pada babak 16 besar turnamen All England 2026 di Utilita Arena Birmingham, Inggris.

Derbi ini terjadi setelah kedua ganda Indonesia itu sukses menumbangkan lawan masing-masing pada putaran pertama, Rabu (4/3/2026) pagi WIB. 

Laga "perang saudara" ini tercipta usai Raymond/Joaquin lebih dulu mengamankan tiket babak kedua dengan menyingkirkan ganda Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Pasangan debutan tersebut dipaksa bertarung sengit lewat drama tiga gim 17-21, 21-12, dan 21-19. 

Baca juga : Ririn Dwi Ariyanti, Tak Lama Lagi Dinikahi Ijonk

Dalam debutnya di turnamen Super 1000 ini, Raymond mengaku sempat kesulitan mengontrol laju kok di gim pertama karena faktor angin dan masih beradaptasi dengan megahnya atmosfer lapangan berkarpet abu-abu khas All England. Namun, mereka perlahan bangkit dan mengunci kemenangan lewat aksi berani di poin kritis. 

"Di poin 19-19 coba spekulasi dengan flick servis, nekat saja dan Puji Tuhan berhasil," ungkap Nikolaus Joaquin dalam keterangan resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Rabu (4/3/2026). 

Jejak impresif tersebut langsung disusul Fajar/Fikri. Pasangan unggulan kelima ini tampil mendominasi untuk membungkam wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dalam dua gim langsung 21-9 dan 21-17. 

Baca juga : Menperin Terus Memperkuat Ketahanan Industri Nasional

Menyiasati laju kok yang dirasa cukup berat, Fajar menerapkan strategi bermain tenang dan menghindari serangan terburu-buru demi menembus rapatnya pertahanan lawan. 

Kini, Fajar/Fikri menatap laga derbi dengan motivasi ganda. Mereka mengusung misi balas dendam setelah selalu takluk dalam dua pertemuan terakhir melawan sang junior, termasuk saat disingkirkan pada perempat final Indonesia Masters 2026 bulan Januari lalu. 

"Bertemu Raymond/Joaquin pasti penasaran karena belum bisa menang dari mereka di dua pertemuan awal," kata Muhammad Shohibul Fikri. 

Baca juga : Perang Membuat Ekonomi Global Terpuruk, Pemerintah Hadapi Ujian Berat

Fajar menyadari bahwa juniornya tengah berada dalam performa puncak dan memiliki potensi besar. Namun, sebagai senior, ia memastikan tidak akan memberikan kelonggaran di atas lapangan. 

"Raymond/Joaquin pasangan yang sedang naik daun. Punya potensi luar biasa untuk Indonesia, tapi kami ingin menampilkan yang terbaik," tegas Fajar Alfian. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.