Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
500 Peserta Dilatih BGN, Standar Higiene MBG Diperkuat
Rabu, 11 Maret 2026 06:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada 7–8 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
Bimtek dilaksanakan secara serentak di delapan wilayah Kantor Koordinasi Program Pemenuhan Gizi (KPPG), yakni KPPG Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Sleman, Surabaya, dan Jember.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta. Peserta berasal dari berbagai unsur yang terlibat langsung dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari kepala SPPG, mitra atau yayasan pengelola, pengawas gizi, asisten lapangan (Aslap), hingga juru masak.
Baca juga : San Siro Membara, Milan Selamat dari Kekalahan Berkat Leao
Bimtek ini bertujuan memperkuat kapasitas para penjamah makanan dalam menerapkan standar higiene dan sanitasi pangan, sekaligus mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi bagi dapur-dapur SPPG yang menjadi bagian penting dari implementasi program MBG.
Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan Badan Gizi Nasional, Suardi Samiran mengatakan, kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh proses pengolahan, penyimpanan hingga penyajiannya.
Menurutnya, standar keamanan pangan harus diterapkan secara menyeluruh dalam setiap tahapan operasional dapur SPPG.
Baca juga : Laga Penentu Arah MU, Pelatih Anyar Hadapi Ujian Serius Kontra Fulham
"Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan seluruh petugas yang terlibat memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran yang memadai dalam menjalankan tugasnya," ujar Suardi dalam keterangannya kepada RM.ID Selasa (10/3/2026).
Selain itu, lanjut Suardi, percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi menjadi prioritas penting sebagai bentuk komitmen SPPG dalam menyediakan makanan bergizi yang aman, higienis, dan memenuhi standar sanitasi.
Kegiatan ini juga dihadiri para kepala KPPG dari Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Sleman, Surabaya, dan Jember. Mereka mengapresiasi inisiatif Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan serta Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II yang menyelenggarakan bimbingan teknis tersebut.
Baca juga : Komisi VIII Ingin KPAI Diperkuat
Para kepala KPPG menilai kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan program MBG tidak hanya terpenuhi dari sisi kuantitas, tetapi juga terjamin dari sisi kualitas, keamanan, dan higienitas pangan.
"Melalui bimbingan teknis ini, para penjamah makanan dan pengelola SPPG diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai standar keamanan pangan, termasuk prosedur dalam proses pengajuan dan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)," pungkasnya. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya