Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diaz Dorong Pilah Sampah dari Hulu, Open Dumping Berakhir Juli 2026
Minggu, 19 April 2026 14:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong pengelolaan sampah melalui pemilahan dari sumber. Pemerintah juga akan mengakhiri praktik open dumping pada Juli 2026.
“Kami mendorong beberapa upaya untuk meningkatkan target pengelolaan sampah, salah satunya pemilahan dari hulu. Tanpa pemilahan, pengelolaan sampah tidak bisa selesai dengan baik. Selain itu, kita juga akan menutup praktik open dumping akhir Juli, jadi di bulan Agustus 472 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang ada akan diselesaikan,” ujar Diaz, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (19/4/2026).
Hal itu disampaikan Diaz dalam sesi doorstop pada acara “Deklarasi Jakarta Utara 100% Pilah Sampah” di fasilitas refuse derived fuel (RDF) Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemilahan sampah di Kelurahan Rorotan untuk mendukung operasional fasilitas RDF.
Baca juga : 60 Persen Warga Denpasar Pilah Sampah, Menteri LH Beri Apresiasi
Diaz menjelaskan, penghentian praktik open dumping diharapkan dapat meningkatkan capaian pengelolaan sampah nasional sesuai arahan Presiden.
“Program pemilahan ini sudah sesuai dengan arahan Presiden yang memiliki target sampah terkelola 100 persen pada 2029. Dengan diselesaikannya praktik open dumping, kami bisa menaikkan persentase pengelolaan sampah dari 26 persen menjadi 57,7 persen,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Diaz juga mengapresiasi warga Kelurahan Rorotan yang telah menjalankan pemilahan sampah.
Baca juga : Asbanda Dorong BPD Naik Kelas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
“Saya apresiasi karena di sini sudah ada bank sampah dan ada juga pemilahan menggunakan ember. Sehingga yang nanti masuk ke TPA dan RDF hanya residu atau yang low value. Ini juga membuat transportasi pengangkut sampah tidak berbau,” ujarnya.
Ia berharap Kelurahan Rorotan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain. “Semoga dari Rorotan bisa jadi percontohan untuk 30 kelurahan lainnya di Jakarta Utara agar semua bisa memilah sampah dengan baik,” kata Diaz.
Sebelumnya, KLH/BPLH telah menyerahkan bantuan kepada warga Kelurahan Rorotan untuk mendukung pemilahan sampah, antara lain 400 unit drop point, 12.000 ember pemilah sampah, serta 650 unit lodong sisa dapur (Losida).
Baca juga : Pemerintah Dorong Peran Perempuan Dalam Kepemimpinan Nasional
Acara deklarasi ini turut dihadiri Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Afan Adriansyah, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan, serta jajaran eselon I KLH/BPLH, yakni Sekretaris Utama Rosa Vivien Ratnawati, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Hanifah Dwi Nirwana, Staf Ahli Menteri Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Noer Adi Wardojo, serta Staf Ahli Menteri Bidang Sumber Daya Pangan, Sumber Daya Alam, Energi, dan Mutu Lingkungan Laksmi Wijayanti.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya