Dark/Light Mode

Bersinar Di Tengah Peperangan, Ekonomi RI Tahan Banting Dan Diperhitungkan Dunia

Rabu, 22 April 2026 08:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/rm.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/rm.id)

 Sebelumnya 
Apakah konflik global mempengaruhi minat investor untuk berinvestasi di Indonesia? 

Dari sisi investasi, kebutuhan energi global justru meningkat di tengah konflik. Kondisi ini membuat investasi di sektor energi tetap berjalan. Sejumlah proyek strategis, seperti Blok Masela, akan dipercepat. Pemerintah melihat investasi di sektor ini masih akan terus masuk. 

Selain itu, kebutuhan di sektor digital juga meningkat, termasuk untuk kecerdasan buatan dan pusat data. Sektor­-sektor ini membutuhkan pasokan energi dalam jumlah besar, termasuk energi baru dan terbarukan. 

Pemerintah telah menyiapkan peta jalan pengembangan energi terbarukan, antara lain melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dan program B50. Target pengembangan listrik tenaga surya mencapai 100 gigawatt, dengan sekitar 13 gigawatt difokuskan untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Saat ini, kapasitas produksi panel surya dalam negeri telah mencapai sekitar 10,9 gigawatt. Di sisi lain, ekspor panel surya ke Amerika Serikat menghadapi tantangan setelah dikenakan tarif bea masuk lebih dari 100 persen. Namun kondisi ini membuka peluang untuk memperkuat pasar domestik. 

Baca juga : Hari Ini Gencatan Senjata Berakhir, Amerika Serikat-Iran Masih Deadlock

Bagaimana perkembangan pelaksanaan program MBG? Apakah targetnya sudah tercapai? 

Pelaksanaan program MBG terus menunjukkan progres. Saat ini capaian sudah mendekati target 60 juta penerima. Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 80 juta. Program ini memiliki efek pengganda yang besar. Dana yang digelontorkan berkisar Rp 270 hingga Rp 330 triliun dan beredar di masyarakat. Perputaran ini diharapkan memberi dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. 

Selain itu, program MBG juga berdampak pada penurunan angka kemiskinan serta peningkatan penyerapan tenaga kerja. Secara keseluruhan, program ini berpotensi menciptakan hingga 3 juta lapangan kerja, terutama di daerah. 

Kondisi ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat pengangguran menurun dan rasio ketimpangan atau gini ratio membaik. Pada tahun lalu, tercatat sekitar 2,7 juta lapangan kerja baru, terutama dari sektor manufaktur, logistik, dan pariwisata. 

Pemerintah juga mendorong program magang. Seberapa besar kontribusinya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat? 

Baca juga : Perluas Penerimaan Negara, Kemenkeu Kaji Pajak Tarif Tol

Saat ini jumlah peserta magang ditargetkan mencapai 150 ribu orang. Program ini diarahkan untuk memberi kesempatan bagi lulusan baru agar lebih siap masuk ke dunia kerja. 

Ke depan, program magang akan diperluas, termasuk melalui penguatan program vokasi yang sedang dimatangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. 

Pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak terkhusus sektor swasta. Kementerian dan lembaga dan BUMN juga terbuka. Pemerintah juga mendorong peran swasta agar penyerapan peserta magang lebih optimal. Kebijakan ini disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga tenaga kerja yang dihasilkan lebih relevan dengan permintaan pasar dan diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. 

Kenaikan harga avtur ikut mendorong harga tiket pesawat. Apakah sektor pariwisata masih bisa tumbuh? 

Terkait kenaikan harga tiket pesawat, pemerintah telah memberikan stimulus melalui kebijakan PPN ditanggung pemerintah untuk penerbangan domestik. Untuk penerbangan internasional, harga mengikuti kondisi global, termasuk kenaikan harga avtur. Pemerintah tidak memberikan subsidi agar tidak menimbulkan distorsi pasar. 

Baca juga : IHSG Loyo, Rupiah Perkasa

Meski begitu, pemerintah tetap optimistis sektor pariwisata domestik akan terus tumbuh. Kawasan Asia juga dinilai relatif stabil dibandingkan wilayah lain. 

Ketahanan ekonomi Indonesia yang didukung fundamental kuat menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan sektor pariwisata di tengah tekanan global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.