Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Gotong Royong Sekolah dan Guru, 89 Murid SDN Cipayung 01 Sukses Ikuti TKA
Selasa, 28 April 2026 15:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 89 murid SDN Cipayung 01 Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI/sederajat gelombang 3 dan 4 tahun 2026 dengan lancar.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti turut memantau langsung pelaksanaan TKA yang berlangsung tanpa kendala pada Senin (27/4/2026).
Dalam kunjungannya, Mendikdasmen mengajak para murid untuk mengerjakan soal dengan jujur dan percaya diri.
“Semangat mengikuti TKA, percaya pada kemampuan diri, jangan menyontek, dan kerjakan dengan kemampuan kalian. Jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan soal dan semoga mendapatkan hasil maksimal,” ujar Abdul Mu’ti saat meninjau ruang laboratorium TKA.
Baca juga : Gotong Royong Hadapi Krisis
Kepala SDN Cipayung 01 Ciputat, Lina Marlina, menjelaskan bahwa kelancaran pelaksanaan TKA tidak lepas dari persiapan matang yang melibatkan kolaborasi antar sekolah dan para guru.
Ia mengungkapkan, sekolahnya hanya memiliki 11 unit komputer, sehingga kekurangan perangkat dipenuhi melalui peminjaman dari SDN Cipayung 02 Ciputat serta dukungan dari guru.
“Kolaborasi lintas sekolah menjadi solusi sementara sambil menunggu penambahan perangkat. Kami menjaga perangkat yang dipinjam dengan maksimal agar tidak terjadi kendala teknis,” kata Lina.
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 89 murid dibagi ke dalam dua ruang laboratorium dengan tiga sesi ujian.
Baca juga : Gotong Royong Pertamina-Relawan Pulihkan Puskesmas Rantau di Aceh Tamiang
Meski tidak bersifat wajib, sekolah tetap menganjurkan seluruh murid untuk mengikuti TKA sebagai sarana evaluasi kemampuan belajar sebelum melanjutkan ke jenjang SMP.
Selain kesiapan perangkat, sekolah juga memperkuat penguasaan materi melalui pembentukan Komunitas Belajar (Kombel) antarguru. Langkah ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mendampingi kesiapan murid.
Lina berharap dukungan pemerintah, baik pusat maupun daerah, terus berlanjut terutama dalam bentuk pelatihan dan penyediaan fasilitas pendidikan.
"Saya berharap adanya dukungan dari Kemendikdasmen untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami,” ujarnya.
Baca juga : Jumlah Calon Peserta Terus Bertambah, Sekolah & Murid Tunjukkan Minat Ikuti TKA
Sementara itu, guru kelas VI SDN Cipayung 01, Siti Nurlaela, menyampaikan bahwa pendalaman materi telah dilakukan sejak semester pertama melalui latihan soal secara rutin.
Ia menjelaskan, siswa mengikuti tambahan belajar pada siang hari setelah pulang sekolah, yakni pukul 13.30 hingga 15.00. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari orang tua.
“Melalui komunikasi aktif dengan orang tua, program ini mendapat respons positif. Kami termotivasi untuk membantu siswa meraih hasil maksimal agar dapat melanjutkan ke SMP negeri,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya