Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemendikdasmen Gelontorkan Rp 2,9 T untuk Sekolah Terdampak Bencana Sumatera
Selasa, 19 Mei 2026 23:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sektor pendidikan di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pascabencana banjir yang terjadi enam bulan lalu.
Hingga Mei 2026, sebanyak 4.820 dari total 4.922 sekolah terdampak telah kembali menjalankan proses pembelajaran secara penuh.
Sementara sebagian sekolah lainnya masih melaksanakan kegiatan belajar di ruang kelas darurat, tenda sementara, atau menumpang di sekolah lain demi memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung.
Terkait rehabilitasi dan rekonstruksi satuan pendidikan, per 12 Mei 2026 Kemendikdasmen telah menyalurkan bantuan revitalisasi kepada 3.084 sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp 2,9 triliun.
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara swakelola oleh 2.817 sekolah. Sementara itu, 267 sekolah yang mengalami kerusakan berat dan harus direlokasi dikerjakan melalui kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dengan anggaran mencapai lebih dari Rp 446 miliar.
Baca juga : Mendikdasmen: Revitalisasi Sekolah-Pendidikan Berkualitas untuk Memuliakan Murid
Sebaran penerima bantuan revitalisasi meliputi 2.085 satuan pendidikan di Aceh, 332 sekolah di Sumatera Barat, dan 667 sekolah di Sumatera Utara.
Dari total penerima bantuan revitalisasi tersebut, sebanyak 2.861 sekolah telah menerima pencairan dana tahap pertama sebesar 70 persen dengan total nilai lebih dari Rp 1,9 triliun.
Selain itu, bantuan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) terdampak bencana juga telah disalurkan kepada 53.215 penerima.
Total anggaran bantuan mencapai lebih dari Rp 286 miliar untuk tiga bulan, dengan nilai Rp 2 juta per orang setiap bulan.
Kemendikdasmen juga tetap menyalurkan berbagai tunjangan guru tanpa mensyaratkan beban mengajar sebagaimana ketentuan normal. Total dana tunjangan yang telah disalurkan mencapai Rp 508,9 miliar.
Baca juga : Gubernur Pramono Gelontorkan Rp 3,9 Miliar Tebus 2.026 Ijazah Siswa Tertahan
Di sisi lain, dukungan operasional pendidikan juga terus diperkuat melalui penyaluran Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
Hingga saat ini, BOSP telah disalurkan kepada lebih dari 29 ribu satuan pendidikan di kabupaten terdampak bencana dengan total nilai mencapai Rp 1,98 triliun.
Dalam pelaksanaannya, Kemendikdasmen memberikan fleksibilitas terhadap persyaratan penyaluran maupun penggunaan anggaran agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
“Pada pekan kedua dan ketiga Mei 2026, kami akan menyelesaikan pencairan kepada 223 satuan pendidikan dengan dana bantuan Rp 83,3 miliar. Kami juga menyalurkan bantuan operasional pada masa transisi darurat menuju pemulihan dengan dana bantuan Rp 17 miliar,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Mu’ti, seluruh bantuan tersebut bertujuan mendukung keberlangsungan layanan pendidikan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan di tengah proses pemulihan pascabencana.
Baca juga : Satriwan Salim: Ada Ketidakadilan Pada Tata Kelola Guru
Selain itu, Kemendikdasmen terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah terkait penyediaan lahan bagi 65 sekolah yang membutuhkan relokasi akibat dampak bencana.
Kemendikdasmen juga tengah melakukan verifikasi bantuan kepada 6.055 guru dengan total anggaran Rp 36,3 miliar.
“Saat ini kami sedang melakukan pelatihan dukungan psikososial serta monitoring kehadiran siswa, guru, dan keterlaksanaan pembelajaran di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” kata Mu’ti.
Ia menambahkan, pendampingan praktik baik dan penerapan model pembelajaran darurat juga terus dilakukan di sekolah-sekolah terdampak untuk memastikan proses pembelajaran tetap berlangsung optimal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya